Tulisan yang sangat bagus bang. Memahami Steemit hanya sebagai media sosial yang sama seperti media sosial lain, perbedaannya hanya terletak pada reward uang digital sepertinya terlalu sempit. Apalagi merujuk kurator hanya untuk beberapa orang saja, katakanlah ,
,
, dsb.
Di Steemit ada banyak tawaran untuk mengasah kemampuan apa saja, biasa dikatakan kontes (ini pasti semua orang tau). Ada juga komunitas incubator seperti yang sekarang sedang membuka kesempatan untuk Steemian kreatif agar bisa menawarkan program kreatif di daerahnya. Bagaimana kemudian Steemian itu dibantu? Tentu saja pemberian reward atas postingannya (dengan tanpa menjilat).
Steemian juga membuat program seperti Dsound untuk pemusik, Dlive untuk pegiat video, dan kedepan akan ada Dsong untuk yang suka menyanyi. Siapa yang memberikan reward mereka? Tentu saja sesama Steemian dan Platform open source itu sendiri.
Soal penyembahan, dan berhala baru, saya rasa hanya pada mental Steemian itu sendiri.
Terima kasih, saya rasa diskusi ini akan sangat menarik.
RE: Omong Kosong Steemit dan Kekonyolan para Kuratornya