Gajah merupakan salah satu jenis satwa yang memiliki tubuh paling besar diantara satwa lainnya yang masih hidup hingga saat ini. Meski bertubuh besar, Gajah bukanlah predator alam liar. Selain bertubuh raksasa, Gajah juga merupakan satwa yang memiliki ingatan yang kuat. Gajah memiliki bentuk tubuh yang mudah untuk dikenali. Gajah memiliki belalai(hidung yang panjang), kuping yang lebar, mempunyai tanduk yang disebut gading, dan bertelapak besar. Gajah digolongkan sebagai satwa herbivora karena Gajah merupakan satwa pemakan tumbuhan. Ada pula lagu yang menyairkan tentang karakteristik Gajah, lagu tersebut berjudul "Gajah" yang diciptakan dan dilantunkan oleh seorang penyanyi papan atas Indonesia yang bernama Tulus.
Akhir-akhir ini, Gajah dan habitatnya semakin terancam karena disebabkan oleh berbagai hal khususnya yang disebabkan oleh faktor ulah Manusia. Segelintir Manusia terus memburu Gajah demi kepentingan pribadi. Mereka menembaki gajah secara membabibuta hingga Gajah mati hanya untuk mengincar dan melucuti gadingnya, sungguh miris memang. Selain itu, segelintir Manusia juga menggusur habitat Gajah demi kepentingan pribadi. Segelintir orang tersebut membakar habitat Gajah untuk membuka lahan sehingga membuat Gajah mengamuk dan turun ke pemukiman warga. Di laun hal ada pula Manusia yang memanfaatkankan kepintaran Gajah untuk pertunjukan, seperti pertunjukan Gajah main bola dan sebagainya.
Padahal Gajah merupakan satwa liar yang pantas dan patut untuk dilindungi. Jika terus menerus diburu, maka bukan tidak mungkin bahwa Gajah bakalan punah. Guna mencegah kepunahan dan penyiksaan terhadap Gajah dan satwa satwa liar lainnya, maka seharusnya pemerintah dapat lebih mengedepankan payung hukumnya dan menindak lebih tegas para pemburu satwa dan perusak lingkungan. Kita pun sebagai makhluk yang berakal sudah seharusnya memiliki rasa peduli lingkungan yang tinggi dan melestarikannya sehingga generasi kita selanjutnya dapat juga menikmatinya. #savesiraksasa. Saleum rakan, Mapala Unsyiah!