Hello, Steemians! Welcome to my page!
Ini adalah postingan keduaku setelah sesi perkenalan diri pada postingan ini. Honestly, aku tuh hepi banget deh bisa punya 'rumah baru' di sini, etapi aku masih gamang dan belum tau arah untuk 'bermain' dan berkarya di platform ini. Makanya, terlihat kan jika ada jeda yang sekian lama antara postingan perkenalan di atas dengan postingan kedua ini.
Etapi, kegamangan ini ga boleh berlarut kan? Kudu terus melangkah agar perjalanan tidak terseok. Iyalah, masak baru awal melangkah udah terseok, sih, Al? Hehe.
Yup, makanya aku mulai posting deh ini, dan sesuai dengan keadaan terkini, maka judulnya pun cukup mengena dengan keadaan diri ini. *halah.
Source,
text on the picture added by
Yes, as a newbie, anak baru, anak bawang atau apapun lah istilahnya, aku jelas terkena pepatah "lain lubuk lain ikannya, lain ladang lain belalangnya". Haha. Jika biasanya aku dengan lancar menulis di blog pribadi http://www.alaikaabdullah.com yang berplatform blogspot, atau http://www.randomnote.space yang berplatform wordpress, maka kini aku celingak-celinguk, berusaha untuk belajar bersahabat dengan steemit platform, agar memudahkanku dalam berbagi dan berinteraksi dengan seluruh teman-teman di steemit. Jadi, harap maklum ya jika si udeueng sabee ini masih belum leluasa dalam beraksi. Haha.
Ih, kok udeueng sabee sih, Al?
Hehe, aku mengadopsi istilah yang berkembang diantara teman-teman steemian Aceh, di mana kami mengistilahkan udeueng sabee (udang terkecil yang hidup di lautan luas) sebagai posisi bagi seorang newbie. Dan, memang, memasuki 'lautan' steemit ini, sungguh membuatku saat ini seperti si udeueng sabee. But, as I said, I will learn and adopt myself to know more, so that I can act and interact easily here, with you, my steemians friends. Dan untungnya tuh, aku punya teman-teman yang siap sedia mendukungku dalam proses belajar ini. Alhamdulillah. Thanks ya teman-teman GIB!
Oh ya, aku tuh sebenarnya pengen cerita tentang kisah awal aku 'teracuni' hingga terjun ke ranah steemit ini, lho. Jadi tuh, sebagai orang yang senang menulis di blog pribadi, aku sama sekali belum punya niat untuk menulis di tempat lain. Etapi, notifikasi yang tang ting tung di group Gam Inong Blogger, di mana aku bergabung kok ga pernah henti, sih? Jadilah aku yang tadinya hanya silent reader, mulai kepo. Mulai mantengin obrolan tentang steemit ini dengan serius. Dan...?
Ya ampun. Ini komunitas steemit kok unik banget! Kok keren gitu, lho! Walo belum mengenalnya secara detil, tapi aku sudah terkesima dengan aturannya yang melarang keras tindak plagiasi! Wah, ini ga main-main nih. Keren dan unik banget! Pasti banyak penulis maupun blogger yang mengalami tulisannya diplagiasi kan? Aku juga sempat trauma dan mandeg nulis gara-gara beberapa karyaku diplagiat orang. Nah, ternyata kalo di steemit, pelaku plagiasi (terdeteksi melakukan plagiasi), maka akan langsung terkena sanksi, lho! Nah, ini kan keren namanya. Itulah salah satu yang bikin aku jatuh hati untuk langsung bikin account di steemit ini.
Alasan lainnya apa, Al?
Hehe, alasan lainnya adalah, karena di steemit menerapkan sistem apreasiasi terhadap setiap effort yang kita lakukan. Baik ketika kita memposting artikel, memberi komen pada artikel steemian lainnya, atau memberi vote. Jadi semua diapresiasi dalam bentuk pemberian dollar. What? Masak sih, Al?
Eits, jangan langsung ijo gitu atuh matanya. Haha. Iya, beneran lho. Tapi karena aku masih pemula banget di ranah ini, aku belum berani mengharapkan semua itu, sih. Bagiku, belajar memahami dunia steemit aja dulu deh, lalu sharing hal-hal positif melalui postingan saja dulu, berkunjung dan beri komentar sambil kenalan dengan steemian lain melalui kunjungan ke artikel mereka agar bisa saling mengenal. Urusan dollar yang akan mengalir, biarlah ditentukan oleh effort yang aku lakukan ini. Anggap saja itu sebagai bonus. Masak baru terjun ke sini udah langsung mengharap kucuran dolar yang wow. Ya enggak mungkinlah. Alon alon but kelakon lah, yaaa?
Nah, steemians, itulah sekelumit kisah celingak-celinguk ala udeueng sabee yang bisa aku share hari ini. Semoga ada manfaat yang bisa dipetik, karena sehebat apa pun kita di suatu ranah, menjadi newbie di lahan yang berbeda tentu akan menjadi santapan utama di saat awal kita menjalaninya. Mari saling bergenggaman tangan dan berkembang tangguh di steemit ini. Hayyah, semangatnya udah kayak senior aja yak! Punteeeen.
Tulisan ini aku tulis sesaat seusai meet up pertama dengan Teh , hari ini, 17 Januari 2018 di Cafe BLW, Geger Kalong. What a great meeting! Senang banget deh berkenalan dan ngobrol asyik denganya. Perempuan ini sungguh inspiratif. Nantikan tulisan tentang meet up ini, yang pastinya inspiring and broader my insight about the steemit community, pada postingan berikutnya, ya.
So, see you in the next post, Steemians!