Problematika yang dihadapi setiap steemian didalam komunitas tidak jauh berbeda yang dirasakan dengan komunitas lainnya yang ada di Aceh. Setiap komunitas merasakan adanya euforia steemit yang mulai tenggelam dibandingkan dengan awal perkenalan. Apa karena masih terasa panas? ketika itu setiap hari ada saja yang ditulis. Apa karena harga mata uang Steem atau Sbd yang kala itu sangat tinggi harganya? Who's know?.
Banyak dari anggota disetiap komunitas yang sudah tidak memiliki lagi rasa semangat menulis di blog yang bernama steemit ini. Malahan ada komunitas yang tinggal beberapa steemian saja. Kemarin saya berjumpa dengan ketua KSI Chapter Pidie di warkop Taufik Sigli. Kami membicarakan masalah itu. Masalah semangat yang sudah mulai pudar dari setiap anggota komunitas Steemit. Dan saya sempat berdiskusi juga dengan salah satu anggota KSI Chapter Pidie yang merasakan hal itu. Saya mencoba menanyakan perihal apa yang menjadi kendala sehingga hilangnya semangat menulis di blog steemit. Alasan yang diberikan oleh salah satu steemian bernama
disebabkan karena memiliki kesibukan lain.
Saya memaklumi dengan kesibukan yang dihadapi Hidayatullah yang sedang menyelesaikan skripsi kala itu. Terakhir saya melihat postingan yang diposting 3 bulan lalu. Sampai sekarang tidak ada postingan lagi. Setelah wisuda nanti dia berjanji akan melanjutkan menulis, tambahnya dengan wajah kurang semangat.
Setiap orang memiliki kesibukan masing-masing berupa pekerjaan yang kita jalani di dunia untuk menafkahi keluarganya masing-masing. Bagi saya, kesibukan bukanlah alasan utama untuk tidak aktif lagi dimedia sosial ini. Karena sesibuk apapun kita, pasti tidaklah luput dengan yang namanya medsos. Tidak bisa dipungkiri, alam bawah sadar kita sudah dipengaruhi olehnya. Setiap hari tidak mungkin kita tidak pernah membuka instagram, facebook atau twitter sekedar membaca berita. Sehingga sangat sulit menerima alasan karena sibuk hingga kita tidak sempat menulis.
Saya selalu mencoba memotivasi mereka dengan memberikan contoh nyata dengan melihat steemian dan
. Dua orang dokter spesialis yang setiap hari memiliki waktu untuk menulis disteemit. Sesibuk apapun itu, bagi mereka berdua tetap memiliki waktu untuk menulis. Karena bagi mereka steemit media tanpa hoax, dan sebuah media yang bisa digunakan untuk berinvestasi. Jadi, sesibuk apapun anda bukan alasan untuk tidak membuat postingan di steemit.
Akhirnya, pun memberikan jawaban yang sebenarnya, jikalau selama ini dia memiliki masalah dengan menulis. Masih besar rasa kurang percaya diri dalam dirinya sehingga hingga sekarang dia sudah enggan menulis.
Program BSC Penguatan Motivasi Menulis
Oleh karena itu, masalah seperti ini perlu ditanggulangi oleh setiap ketua komunitas agar mereka tetap giat menulis.Setiap ketua dan anggota komunitas harus bisa memberikan motivasi bagi mereka. Rasa kecewa itu pasti dirasakan setiap pemula disteemit, sehingga perlu adanya program khusus dari komunitas. Komunitas bisa saja membuat sebuah program seperti membuat pelatihan menulis, atau membuat program seperti yang dilakukan Komunitas Steemit Indonesia Chapter Bireuen (BSC). Sebuah program yang terbentuk untuk penguatan kepada steemian level 45 ke bawah dengan memberikan upvote 100%. Program ini untuk meningkatkan semangat menulis bagi mereka yang berada di level 45 ke bawah.
Untuk lebih lengkap tentang program yang dilakukan BSC bisa dilihat pada link postingan di bawah ini:
Inti sebenarnya bukan terletak pada tidak adanya waktu untuk menulis, tapi tidak adanya semangat dan motivasi dalam menulis sehingga satu persatu mereka meninggalkan media steemit. Mari kita tetap memberikan semangat kepada mereka.
Ayooo... Semangat.