Selamat malam rakan steemian. Semoga kita masih diberikan kesehatan untuk selalu bisa berpikir dan berkarya dimedia yang sangat spesial ini, Steemit.
Sebuah media yang sempat menjadi pujaan para penjelajah media sosial, dikarenakan media ini lebih spesial dikarenakan berbasis blockchain, dan bisa ditukar menjadi rupiah (uang).
Saat itu disetiap sudut meja warung kopi di Aceh membicarakan dan membahas tentang steemit. Steemit menjadi idola. Steemit membuat media lainnya menimbulkan kecemburuan. Steemit membuat para penulis hebat di bumi terpedaya olehnya. Banyak para penghuni media lain yang menghujat karena ketidakpercayaan akan hasil yang diperoleh dari steemit. Itu cerita dulu ketika harga Sbd dan Steem melambung tinggi.
Semangat yang seperti dulu kini seperti hilang. Steemian yang dulu membicarakan disetiap bangku warkop kini kembali melampiaskan rasa suntuknya dengan bermain game. Para penulis hebat kini sudah banyak yang lenyap. Steem menurun drastis itu yang dirasakan bagi sebagian dari mereka. Sehingga mereka tidak lagi menghiraukan ketika harga rendah dan mereka memutuskan untuk pergi.
Saya sangat teringat dulu ketika beberapa bulan pertama masuk bergabung dalam media steemit. Ketika itu harga 1 sbd 12 ribu rupiah. Saya sangat teringat mengusulkan agar bisa melakukan transaksi jual beli kopi diwarkop Starblack dengan menggunakan mata uang kripto Sbd atau Steem. Namun, belum sempat saya mengikuti saran dari Abu begitu panggilan orang kepada
, pihak Bank Indonesia melarang adanya transaksi uang kripto. Kami menulis saat itu jika mendaoatkan 1 Sbd berarti seharga dengan satu gelas sanger espresso. Jika postingan hanya mendapat 0,5 berarti cukup untuk membayar satu gelas sanger pancung.
Tidak ada kata kecewa apalagi sampai hilang semangat ketika itu dengan harga Sbd dan Steem yang seharga dengan harga segelas sanger espresso (kopi). Senyuman dan tawa serta semangat masih terus menggebu untuk terus berkarya. Membuat postingan minimal satu buah sehari.
Kini harga Sbd dan Steem kembali seharga seperti waktu itu, apa mungkin bagi saya untuk meninggalkannya? Apa mungkin saya tidak lagi berkarya? Toh, kita disini masih dihargai walaupun dengan harga semakin rendah dibandingkan saat steem menjadi primadona dengan harga seratus ribuan. Saya masih tersenyum dan penuh semangat untuk mencari ide-ide yang bisa saya tuangkan disini dan untuk dibaca oleh semua penjelajah media sosial.
Ayo, tetap semangat!!!!
Bireuen, 29 juni 2018