Stemit seakan sudah menjadi anak kandung dan anak tiri, semakin lama got karma entah kemana rimba nya, sehinga yang kecil se akan kehilangan orang yang di gemari nya.
Mengharab dari kurator indonesia, sudah seperti mengharap hujan di kemarau panjang, inilah yang terjadi dalam steemit pada hari ini.
Setelah ada komonitas inilah itulah, yang kecil se akan tiada arti lagi sama sekali, yang kita lihat pada hari ini dalam steemit, hanya orang, orang tertentu yang semakin di incar, namun tiada salah nya kita pun tau, semua sudah jadi perdangan,
Siapa yang punya modal dia lah yang tanam saham. Sahabat semua nya, terus semangat, mungkin steemit hampir tiba masa nya, di indonesia, sebagian sudah bosan dengan steemit disebabkan oleh kurator kita indonesia pilih kasih,
Yang dekat sema dia, dia lah yang beruntung, tidak kayak dulu yang kelingling biar pun semingu sekali, inilah indonesia sudah menjadi turun temurun sember korupsi sudah menjadi darah daging,
Hanya keluarga nya yang selalu jadi kenyang, saudara nya yang kerap pantauan,..
Tanya kan pada hatimu, baik kah kurator indonesia??
Pilih kasih kah dia...
Aku tak tau bagai mana,. Menjawab nya mungkin sahabat dapat merasakan.