Ini adalah BATEE NEUPEH (batu giling) salah satu peralatan dapur tradisional yang berasal dari Aceh yang sekarang sudah jarang di pergunakan. Batee neupeh (batu giling) digunakan untuk menggiling cabe, ketumbar serta bumbu masak lainnya. Batu ini sudah lama tidak dipakai oleh masyarakat, sejak ada blender (peralatan penggiling modern). Kalau pun masih ada yang pakai batu ini hanya saat tertentu saja, misalnya, kalau ada acara kenduri perkawinan.
Bentuk batee neupeh pipih, bagian atas dan bawahnya segi empat, sedangkan aneuk batee seumeupeh bulat panjang. “Batee seumeupeh dan aneuk batee seumeupeh terbuat dari batu sungai yang dipahat dan kemudian dijual di pasar. Panjang sebuah batee neupeh (batu giling) kira-kira 30 cm dengan lebar kira-kira 20 cm dan tingginya 10 cm. Sedangkan aneuk batee neupeh bergaris tengah 7 cm dengan panjangnya selebar batee neupeh (batu giling).
Hampir semua rumah tangga Aceh tidak dapat dipisahkan dari batee neupeh ini. Walaupun seseorang sudah menempati rumah gedung, pemakaian alat ini tidak bisa ditinggalkan. Hal ini tidak lain karena masakan Aceh yang banyak menggunakan rempah-rempah itu sangat mudah dihancur lumatkan dengan batee neupeh ini.