Setelah jauh berkelahi mencari kebahagiaan hidup, akhirnya langkahku terhenti tepat di depanmu.
Ternyata, kebahagiaan yang ku cari itu adalah dirimu.
Terpikir dalam benakku : percuma selama ini aku berjalan jauh melintasi hamparan bumi untuk mencari kebahagiaan kalau ternyata kamulah kebahagiaan itu.
Terima kasihku untukmu, wahai bidadariku.