Ratapan kesendirian memaksanya harus bertahan dalam batin yang tersiksa. Istri telah lama tiada, menghadap sang pencipta dalam alam yang berbeda.
Kini, satu-satunya harta yang dimiliki adalah seorang anak yang juga dirundung masalah, karena mengalami gangguan jiwa.
Dalam suasana yang berbalut desakan ekonomi, dia juga menderita sakit! Di bawah atap rumbia, seorang kakek bertahan hidup dalam usia renta!
Potret ini bukan hanya membuka cakrawala berpikir kemanusiaan, tetapi menjadi cambuk bagi kepedulian sosial yang terabaikan. Kita?