Tidak ada kekuatan yang lebih baik selain berkumpul untuk mempersatukan ide dan gagasan tentang perubahan, tentu saja mempersatukan orang-orang yang sudah memberikan konstribusi besar terhadap perubahan bukan sesuatu yang sangat mudah karena banyak pandangan negatif kemudian muncul seketika, jarang sekali memberikan pandangan positif, banyak asumsi ketika sudah berkumpul, tidak saja berbicara tentang perkembangan akan tetapi diseret terkait politik.
[sumber](foto ini di ambil pada pameran ditaman sari Banda Aceh)
Tentu saja tidak ada yang ideal kalau sudah berkumpul pemain lama, karena selama ini mereka juga masuk dalam struktur partai politik, artinya mereka sudah berani mengambil sikap, tidak lagi melihat partai politik seperti hantu yang menakutkan, maju selangkah dari parlemen jalan.
Tidak bisa di nafikan juga bahwa perubahan itu harus terlibat politik pratis, sebab kondisinya sudah berbeda, begitu juga soal kebutuhan, mungkin juga hanya sebuah harapan yang tersimpan, siapa tahu ketika sudah ada pelaku sejarah masuk ke dalam parlemen bisa mempermudah melakuka advokasi kebijakan.
Memang betul, melakukan sesuatu tidak mudah membalik telapak tangan, ada juga ketika sudah masuk parlemen lupa terhadap apa yang diperjuangkan waktu itu, maka ada dua sisi yang harus dilihat, inisiatif mengumpulkan sebuah orang menjadi satu kunci agar bisa memberikan pandangan.
Upaya yang dilakukan oleh para aktifis tersebut bertujuan untuk meluruskan sejarah, membangun kesadaran politik agar persoalan masa orde baru tidak lagi terulang.