Korlap sebutan untuk lelaki ini, badannya kurus dan penuh rasa kepedulian terhadap isu kemanusiaan, setiap hari dia mendiskusikan untuk melakukan sesuatu agar bermanfaat terhadap orang lain, bagi orang yang tidak mengenalnya pasti memberi penilaian negatif karena tipe orangnya tidak banyak berbicara. Dia bergabung dalam sebuah komunitas yang dibentuk beberapa tahun lalu bertujuan membangun rasa kepedulian terhadap anak korban kekerasan. komunitas yang dibentuk tidak saja fokus pada isu kekerasan semata tetapi semua isu dalam hal kemanusiaan.
Rasa peduli sesama, membuat lelaki ini bertahan dalam komunitas, contoh kecil ketika terjadi gempa dipidie jaya, dia memberikan informasi kepada teman-teman untuk menggalang bantuan kepada korban yang kena musibah. Tidak hanya memberikan bantuan semata tetapi juga bertahan dikomunitas masyarakat berhari-hari.
Lelaki kelahiran bireuen dan besar di aceh utara, sekarang ini berdomisili di aceh besar, menghabiskan waktu dibanda aceh, dia memiliki keunikan tersendiri dalam membangun pertemanan, sejak aku mengenal lelaki ini tidak pernah kelihatan emosi dalam merespon sesuatu dan bawaannya santai.
Rasa kepedulian terhadap isu kemanusiaan yang dia tekuni membuat orang menjadikan dia sebagai ikon komunitas, maka disebut dia namanya korlap, korlap itu bukan nama aslinya.
Begitu nikmat rasa kopi malam ini sambil berdiskusi tentang #steemit, tiba dia menyedor isu tentang pergub APBA karena hingga sekarang tidak kunjung disahkan, dia menyedor isu tersebut bukan dia orang politik tetapi dia menaruh rasa iba terhadap tenaga kontrak yang tidak tau dimana dan kapan menerima gaji.
Padahal semua orang tahu, tenaga kontrak hanya menaruh harapan besar pada anggaran pemerintah, sebab tidak ada pendapatan dari sumber lain. Begitulah kepeduliannya terhadap sesama, namanya juga korlap pasti semua akan dilahap.