Jika ditanya pada warga kota mana saja selain Jakarta, maka semua orang akan menjawab bahwa penyebab banjir adalah seputar hujan dan buruknya saluran pembuangan.
Tapi jawaban itu akan dibantah oleh sebagian warga ibukota Indonesia. Tidak percaya? Coba saja. Maka kau akan menemukan jawaban bahwa penyebab banjir adalah Anies Baswedan!
Saya tidak paham mengapa banyak orang yang kepalanya salah urat setelah pilkada DKI Jakarta. Banyak orang yang tetap memendam benci di dalam dada. Lupa akan semboyan Bhineka Tunggal Ika yang menjadi pemersatu seluruh anak bangsa. Bahkan saking bencinya, kewarasan otak menjadi tumbalnya.
Atau memang Pilkada memiliki efek samping yang bisa membuat gila? Jika begitu, kurasa lebih baik tak usah ada pemilu. Daripada semakin lama negeri ini semakin tepecah belah akibat urusan dukung-mendukung calon penguasa.
Saat menulis paragraf terakhir, saya jadi ingat pak Harto. Saya terkenang sebuah meme bergambar pak harto sedang melambaikan tangan seolah bertanya "Piye kabare? Penakan Jamanku, Tho?"