Hari ini, genap seminggu sudah saya tidak posting tulisan di steemit. Sebenarnya ini adalah pengakuan yang memalukan. Sebagai seorang newbie, tidak memosting tulisan dalam beberapa hari adalah “haram” hukumnya. Dan parahnya saya melakukan itu. Tidak hanya off posting tulisan, seminggu ini saya juga jarang membuka aplikasi esteem untuk memberi komentar dan vote di blog teman-teman yang dikirim di berbagai grup WA. Saya merasa bersalah. Hanya karena ada sedikit “tugas negara” (hehe... macam anggota TNI aja) yang tidak bisa ditinggalkan, saya malah gak posting tulisan. Duhhh!
Karena lama tidak terlihat penampakan di steemit, guru saya Pak bahkan mengirim link tulisan khusus yang berisi motivasi untuk pemula. Beliau mungkin prihatin melihat saya yang angka dolarnya gak naik-naik karena sudah seminggu ini tidak posting tulisan.
melakukan hal yang sama. Karena sudah seminggu hilang rimbanya, guru saya di bidang steemit ini kirim pesan khusus melalui WA untuk menanyakan: Apa HP kakak bermasalah? Apa kakak tidak klaim rewards? Sejak bergabung di steemit, Samy selalu memastikan bahwa dunia persteemitan anak muridnya ini bisa berjalan tanpa kendala. Ia bahkan secara aktif selalu mengingatkan: “Kak, jangan lupa klaim rewards. Sepertinya ada satu postingan kakak yang angka dolarnya lumayan.”
Saya terkadang tertawa plus malu, kenapa saya masih harus selalu diingatkan. Boleh jadi, Samy lebih tahu isi dompet steemit saya dibandingkan saya sendiri. Haha... Ia melakukan itu karena ia paham betul anak muridnya ini belum paham-paham amat dunia persteemitan. Jangankan tahu harga SBD sedang naik atau turun, sebelumnya bahkan dengan polosnya saya bertanya: SBD itu apa? Haha... Saya tidak tahu, apakah dua orang ini ingin berbagi kebahagiaan karena bergabung di steemit atau memang kasihan lihat saya yang masih miskin. Hehe... Tapi semoga dua guru ini tidak menyesal punya murid seperti saya.
Tapi sebenarnya tidak menulis selama seminggu juga berefek tidak baik bagi kesehatan otak saya. Ide tulisan yang menumpuk di kepala rasanya mau pecah karena minta segera dieksekusi. Membiarkan ide tulisan lumutan begitu saja tentu tindakan berbahaya. Karena tanpa langsung dieksekusi, ide tulisan bisa menguap begitu saja dan hilang rimbanya. Jika pun ada, kita sudah kehilangan “emosi” untuk menuliskannya. Saya paham betul teori itu. Dan celakanya, saya melanggarnya. *Hati-hati. Perilaku ini tidak patut ditiru.
Saya benar-benar merasa menjadi seorang newbie durhaka. Dan pengakuan itu juga sudah sampaikan langsung ke kurator KSI Bang ketika berkomunikasi dengannya beberapa hari lalu. Bang
tertawa. Beliau mungkin heran, seorang newbie yang harusnya aktif posting tulisan agar dolar dan angka reputasinya meningkat, ini malah berani-beraninya gak menulis seminggu. Hehe... (asek ulee aneuk muda). *Maafkan saya Bang
, punya murid seperti ini.
Sebagai penutup, saran saya, jika teman-teman masih pemula, jadilah pemula yang aktif. Jangan ikuti jejak saya yang menjadi newbie durhaka atau pun jejak sesat lainnya. Jika tidak, tamatlah riwayat dolar Anda. *Ehh.
Hehe...
*Menasihati diri sendiri
Nb: seluruh foto bersumber dari grup WA FAMe Chapter Lhokseumawe