secara definisi
penyakit menahun yang di tandai dengan kadar gula dalam darah melebihi ambang normal.
secara analisa data
pemeriksaan gula darah vena sewaktu (GDS) melebihi 200 mg/dL dan gula darah vena puasa (GDP) kurang dari 126 mg/dL.
sumber gambar
sumber gambar
sumber gambar
gejala yang nampak, banyak minum (polidipsi), banyak makan (polifagi), banyak kencing (poliuria) di tandai penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
- gatal-gatal
- mengantuk
- kesemutan
- mata kabur
- inpotensi
- keputihan pada wanita
pengobatan secara medis
obat yang ada di pusat kesehatan masyarakat biasanya sering di gunakan glibenclamide, tetapi hati hati penggunaan tanpa pemeriksaan gula darah sewaktu, bisa drop gula dalam darah atau disebut juga (hipoglicemia)
pengobatan secara herbal (tradisional)
anda cukup mengunakan labu waluh (dalam bahasa indonesia) labu tanoh (dalam bahasa aceh) atau pencele (dalam bahasa gayo) 1 ons atau 100 gram/ hari, di jus rutin di minum selama 1 bulan pengobatan, hemat praktis tidak banyak mengeluarkan biaya, dan sekaligus berfungsi menurunkan peningkatan kolesterol dan asam urat dalam darah.
Terima kasih, semoga artikel ini bermanfaat untuk dibaca
By,