Engkau di mana?
Ayah, tiga puluh empat Tahun tak melihatmu,
Engkau di mana?
Ayah, aku sudah punya sepasang Anak,
Engkau di mana?
Ayah, apakah engkau masih hidup?
Ataukah engkau telah tiada?
Ayah, aku masih yakin engkau masih hidup,
karena tak pernah ada engkau dalam mimpi-mimpiku.
Ayah, pulanglah kalau memang dikau masih hidup.
Kami semua sangat rindukan dirimu.
Ayah, jika memang engkau telah tiada,
datanglah dalam mimpi kami,
Kami akan membawa jasadmu, meski hanya tulang-belulangmu saja untuk kami kumebumikan di samping rumah kita.
Ayah, setiap lebaran kami kebingungan,
sedih dan menangis sudah tentu ada,
tapi Ayah, kami bingung mau ke TPU mana untuk menziarahimu?
Ayah, engkau di mana?
Kami sangat rindu.
Lhokseumawe, 12 Juli 2018.