Kita Semua Sama di Mata Allah Ta'ala By Bahagia Arbi | Steem and
Ambassador|
Steemian Indonesia yang saya banggakan,
Postingan kali ini saya ingin berbagi pengingat untuk kita semua sebagai nutrisi hati agar hati kita selalu dikuatkan dalam kemanusian dan dalam kebersamaan.
Hal paling menyedihkan bukan keadaan seseorang yang terlihat kekurangan, melainkan adalah keadaan seseorang yang berkecukupan tetapi tidak menghargai orang yang berkekurangan.
Dalam ini hidup dikenal dengan yang namanya "perputaran roda". Tidak selamanya kita berada di posisi yang tinggi, posisi yang bisa memandang renda semua orang. Perputaran roda ini mengharuskan kita untuk menerapkan TABUNGAN KEBAIKAN agar suatu hari bila kebaikan bisa menolong kita bila membutuhkan pertolongan.
Tapi, pada praktik di dalam kehidupan nyata, saya sering sekali melihat bagaimana orang-orang yang memiliki perbedaan status dan derejat sosial cukup kontras, bisa seenaknya saja memperlakukan orang berbeda "kelas". Orang-orang bergaji tinggi membusungkan dada minta dihormati, dan memberi pun hanya untuk pencitraan diri agar semakin dihormati.
Wahai Steemian Indonesia yang hebat,
Sesungguhnya bukan gaji tinggi yang membuat Anda mulia. Bukan pula tingginya kedudukan status yang membuat Anda terlihat hebat. Bukan pula keindahan fisik yang membuat Anda terlihat paling menawan.
Sesungguhnya kita semua sama. Sama-sama makhluk ciptaan Allah Ta'ala yang bila ditarik salah satu nikmat dari-Nya tentu akan merasakan kelemahan.
Sesungguhnya kita semua sama. Sama-sama membutuhkan napas dari Allah Ta'ala yang tidak bisa dibeli dengan materi dan status sosial di dunia.
Sesungguhnya kita semua sama. Sama-sama mulai melihat dunia dari fase bayi, tidak ada yang begitu lahir langsung bisa lahir.
* Sesungguhnya kita semua sama. Sama-sama mulai menjadi Steemian dengan reputasi DUA PULUH LIMA.
Amalan kitalah yang sesungguhnya membedakan level kita, ibaratnya kita sedang bermain game yang sama, namun dengan level yang berbeda. Apa yang kita banggakan sebaiknya bukan hal yang justru membuat orang lain terlihat terhina. Saya yakin, kita semua hebat, hanya saja diletakkan di beda waktu dan tempat.
Jangan lupa pula untuk selalu mengingat filosofi padi yang semakin merunduk semakin berisi. Hendaknya sebagai Steemian yang semakin memiliki reputasi dan steem power tinggi agar tidak egois dan memperlakukan dengan hina Steemian lain agar Steemian baru mengemis-ngemis vote padanya.
Perbanyak amalan kita di kehidupan nyata, dan bisa kita terapkan berbagi hal postif di Steemit.
Jangan lupa pula untuk membaca postingan RENUNGAN RAMADHAN milik .
Semoga nutrisi hati ini bisa menyemangati saya dan Anda semua agar menjadi makhluk mulia di mata Allah Ta'ala.
Salam luar biasa untuk Anda.