INI serial khusus yang tidak biasa terkait *Steemit dan Warung Kopi. Biasanya konten setiap seri itu saya tuliskan di Warung Kopi berbeda. Sekarang saya tidak sedang membicarakan tentang bagai mana kemewahan dan rasa kopi di sebuah Warung Kopi sambil membicarakan steemit.
Namun, Malam ini saya ingin menunjukkan yang lebih khusus bagai mana para steemian terekam kamera handphone dan terlihat sangat tekun menikmati kopi sambil berselancar di Lautan luas bernama SteemIt. Juga, saya akan suguhkan kepada teman-teman gambar-gambar dari Biji Kopi dan Bubuk Kopi, serta bagai mana bubuk kopi diproses dan dikemas untuk dijual.
Kopi memiliki peran besar bagi saya bertahan di platform steemit hingga detik ini. Aroma kopi seolah sudah bercampur dengan Steem saja bagi saya. Saya menikmati Kopi di sebuah Warung Kopi, lalu menuliskannya di Steemit. Banyak sekali Warung Kopi yang sudah saya kunjungi dan sebanyak itu pula saya memperoleh kebahagian dan kenikmatan karena Steem. Saya rasa teman-teman lain juga rasakan hal yang sama; datang ke Warung Kopi dan memesan secangkir kopi, lalu membuat konten di Steemit. Steem didapat dan kopi pun kian nikmat!
Berikut penyajiannya untuk Anda. Selamat menikmati.
Rekan-rekan Steemian di atas terlihat sangat serius dan gembira menikmati kopi serta berada di Warung Kopi. Saya, ,
,
,
,
,
,
,
,
,
, dan
menjadikan Warung Kopi serta secangkir kopi sebagai saksi betapa Steemit adalah mainan baru yang sangat canggih! Itu teknologi blockchain lho!
Biji Kopi Arabica Gayo dan Robusta adalah dua jenis Biji Kopi yang berkualitas tinggi yang diolah dengan baik oleh Penjual Kopi. Para Petani Kopi di Dataran Tinggi Gayo merawat Kebun Kopi mereka dengan kerja keras dan bermandikan keringat untuk menghasilkan Biji Kopi berkualitas tinggi.
Selain diracik menjadi Minuman, para pemilik Warung Kopi di Aceh juga mampu mengolah Biji Kopi tersebut menjadi bubuk yang nikmat. Mereka dikemas dan dijajakan di Warung Kopi untuk dijual kembali.
Temans, sudahkah kalian nikmati kopi hari ini?