Jahara adalah ibu janda 2 anak, sudah lama berpisah dengan suaminya. Kini Jahara harus bersusah payah mencari rezeki untuk kebutuhan sehari-hari. Warga Gampong Ulee Tanoh Kecamatan Tanah Pasir Kabupaten Aceh Utara. Hari Selasa, 9 Januari 2018 Tim Cet Lenget Rumoh mengunjungi ketempat usahanya, melakukan survey untuk pemberian modal usaha program Super Store (SS).
Anak pertama dari Jahara bernama Nehra Saputri berusia 17 tahun yang tidak tamat sekolah SMA, karena faktor ekonomi keluarga. Anak kedua bernama Muhammad Saiful berusia 15 tahun, tamat SMP tahun lalu. Sekarang putus sekolah karena tidak ada biaya hidup. Ibu Jahara mengatakan sebenarnya tidak ingin anaknya putus sekolah, tapi apa boleh buat ia tidak mampu membiayai. Lalu saya tawarkan, "jika anak ibu (Saiful) tahun ajaran baru nanti kita masukkan sekolah mau?" Dengan senang hati menjawab "Sangat bersyukur jika ada yang membantu anaknya untuk sekolah lagi." Maaf buk, "jika memang Saiful mau bukan berarti kami membantu sepenuhnya, tidak! kami hanya membantu sebagian yang sangat dibutuhkan, misalnya: beli baju seragam, tas, sepatu, alat tulis, dan saya mencoba usul biaya siswa dari Gerakan Mari Berbagi Mari Sekolah (GMB MS)," Begitu saya sampaikan.
Seperti yang terlihat di gambar, ibu Jahara sekarang jualan gorengan di jambo kecil sudut tanah pinjam pakai dari salah seorang karabatnya. Jika ada tambahan modal usaha cukup bagus basis lokasi jualan. Bisa jualan barang-barang kelontongan. Masyarakat setempat tampak ramai membeli gorengan dan minum bandret ibu Jahara.
Menurut amatan Tim Cet Langet Rumoh (CLR) "Ibu Jahara Butuh Modal Usaha" dan sangat tepat jika mendapatkan modal usaha program _Super Store (SS). Demikian Tim CLR melaporkan.
Terima kasih kepada Curator Indonesia dan
atas dukungannya.