Kota Makkah ternyata tidak hanya menyediakan wisata agama dan kegemaran ibu-ibu yaitu wisata belanja. Wisata pendidikan seperti museum juga bisa anda kunjungi ketika anda sedang melaksanakan ibadah umroh. Salah satu museum yang cukup terkenal adalah Museum Haramain yang letaknya di tengah perbukitan Ummul Joud, Makkah.
Museum Haramain disebut juga The Exhibition of Two Holy Mosques Architecture (Museum Arsitektur Dua Masjid Suci) karena Haramain sendiri artinya Dua Tanah Suci yaitu Kota Makkah dan Madinah.
Di Museum ini kita bisa mempelajari tentang sejarah Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi. barang-barang yang dipamerkan disini tentunya berhubungan dengan perkembangan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Beberapa barang yang dipamerkan misalnya, maket kedua Masjid, Tangga kayu yang digunakan pada tahun 1240H, kepala Mimbar Masjidil Haram yang terbuat dari kuningan bahkan sampai display kunci dan gembok Ka’bah pada masa Ottoman Sultan Abdul Hamid.
Tapi yang mungkin paling menarik perhatian adalah pintu Ka’bah yang terbuat dari 99% emas murni beratnya 280 kilogram dengan tinggi tiga meter dan lebar dua meter. Pintu mewah Ka’bah yang dibuat pada masa Raja Abdul Aziz Al-Saud ini, kini sudah tidak dipergunakan lagi dan hanya dijadikan properti pameran.
Meskipun ukuran museum Haramain tidak seberapa besar, tapi museum Haramain memiliki halaman yang cukup luas dan indah, jalan-jalan keliling ke setiap sudut museum pun tidak terasa melelahkan, dikarenakan udara di dalam museum cukup sejuk.
Jaman dahulu, air zamzam diambil dengan cara di timba, pada tahun 1373 H/1953 M. dibangun pompa air. Pompa air ini mengalirkan air dari sumur zamzam ke bak penampungan air dan juga ke kran-kran yang ada di sekitar sumur zamzam untuk kemudian didistribusikan baik ke Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi.