Ternyata ada banyak "puncak" yang bisa kita nikmati di Puncak, Bogor. Salah satunya adalah Puncak Gunung Kencana. Dari atas puncaknya kita bisa menikmati gemerlap Kota Bogor pada malam hari. Menyaksikan lautan bintang di angkasa, hujan meteor, hingga menyaksikan detik-detik matahari terbit dari ufuk timur.
Puncak memang terkenal dengan udaranya yang sejuk. Namun berada di atas Puncak Kencana yang lebih tinggi dari Puncak itu sendiri jauh lebih dingin lagi pada malam hari. Bahkan mampu membuat hati jari-jari saya nyaris mati rasa.
Puncak Kencana adalah salah satu gunung yang dapat didaki di Cisarua dengan ketinggian 1.803 mdpl. Gunung ini dapat kita akses melalui Kawasan Wisata Talaga Warna, Cisarua, Bogor. Jalur yang harus ditempuh menuju pos pertama cukup jauh dengan kontur jalan khas perkebunan teh: yaitu berbatu-batu dan naik-turun. Idealnya melewati jalur ini adalah dengan mengendarai motor trail atau mobil 4WD. Tapi saya dan teman-teman menyusuri jalan berbatu itu dengan motor matic; jari tak pernah lepas dari menarik rem.
Pendakian ke puncak Kencana diawali dengan mendaki Tanjakan Sambalado yang alamak oi! Kecuraman dan panjangnya jarak tanjakan ini membuat lutut gemetar. Pendakian ini normalnya membutuhkan waktu kurang lebih 3-4 jam.
Tak ada sumber air di puncak, jadi pendaki harus membawa logistik yang cukup.
Baca juga catatan pendakian saya ke Gunung Kencana selengkapnya di sini:
Pendakian Tak Terduga ke Puncak Kencana