Malam itu Mahfud lebih banyak menceritakan tentang pergulatannya dengan kampung halaman. Ya, desa memang selalu menarik untuk terus dilirik. Mahfud dan desa dengan jelas bisa kita lihat dalam karya-karyanya. Ulid lalu Kambing dan Hujan sampai Dawuk tak pernah sepi dari pembahasan tentang desa. Baginya, desa adalah tempat kembali bagi jiwa-jiwa pengembara.