Alhamdulillah. Pantaslah kiranya saya bersyukur atas nikmat kemenangan yang saya peroleh melalui sayembara yang digagas oleh Ketua KSI Barsela dan Bang
sebagai jurinya. Menjadi Runner Up dalam kontes itu membuat saya semakin termotivasi untuk berbagi hal yang saya ketahui ke dalam bentuk tulisan sehingga bisa dibaca oleh semua steemian.
Berawal dari obrolan singkat saya dengan Ketua KSI Barsela via chat di aplikasi WhatsApp pada Hari Jumat sore. Beliau menanyakan keikutsertaan saya dalam sayembara yang beliau canangkan di steemit. Saya balas bahwa saya ingin sekali ikut berpartisipasi, pun saya sudah reesteem konten yang ia buat sebagai syarat dari sayembara ini.
Sebenarnya saya bingung untuk menentukan destinasi mana yang pantas untuk dideskripsikan ke dalam tulisan. Berhubung waktunya tinggal satu hari, mulailah memutar otak untuk menemukan ide yang bisa dikemas agar tampil menarik. Saat itu yang terlintas di kepala saya adalah destinasi wisata Pasie Luah Calang. Tempatnya tidak jauh dari tempat saya tinggal dan saya sering melewati daerah ini. Jadilah spot ini sebagai objek yang saya gambarkan ke dalam lembar digital di steemit.
Sudah kepepet, tidak pula berjalan mulus pembuatan tulisan itu. Itulah yang saya alami saat merangkum karya untuk dilombakan itu. Agaknya akan lebih mudah saya ceritakan sembari menampilkan gambarnya.
Gambar 1 dan 2
Gambar ini bukan hasil jepretan pertama saya. Gambar pertama yang saya ambil sangat tidak menaruh rasa nyaman bila dipandang. Mungkin karena efek buru-buru setelah mengiyakan keikutsertaan dalam kontes ini kepada . Sore hari dan cuaca sangat mendung sehingga berharap memperoleh pesona yang bagus pun tertunda. Akhirnya esok hari, siang waktu itu, saya mulai merapat ke lokasi untuk mendokumentasikan beberapa foto. Jadilah foto di bawah ini.
Gambar 3
Nah, untuk gambar ketiga ini saya ambil ketika perjalanan pulang ke rumah setelah naik shift malam. Alasannya sederhana sekali. Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk mendapatkan momen ini.
Gambar 4
Gambar ini saya ambil sekitar Pukul 18.00 WIB. Sebenarnya pada waktu itu cuaca di destinasi ini sedikit gerimis. Sahabat steemian bisa melihat ada munculnya pelangi di bagian langit.
Gambar 5
Ini gambar yang sangat susah diabadikan saat itu. Sabtu sore saya sudah berencana untuk mengambil foto suasana malam di destinasi ini. Rencana itu gagal dikarenakan hujan yang turun dengan derasnya. Artinya adalah saya hanya memiliki satu kesempatan lagi yaitu esok malam, beberapa jam terakhir sebelum waktu sayembara itu ditutup.
Alhamdulillah, cuaca saat pagi minggu sampai sorenya cerah dan hangat. Asumsi saya malamnya adalah waktu yang tepat untuk saya merekam suasana malam melalui kamera smartphone. Harapan saya nyaris sirna malam itu. Setelah salat magrib, saya mendengar tetesan air hujan mulai mengarah pada atap rumah, suaranya semakin terdengar jelas. Tanpa pikir panjang, saya segera menyalakan sepeda motor menuju spot yang menjadi objek terakhir dari tulisan saya.
Sambil berdiri di bawah rintik hujan yang mulai menderas, saya mengambil foto ini. Hasilnya sedikit kurang nyata dikarenakan tidak ada anak-anak yang menaiki wahana ini karena hujan.
Saat itu waktu saya semakin menipis untuk memposting dan mengirimkan alamat postingan ke dalam grup KSI Barsela. Setelah semua tersusun rapi, saya tekan tombol 'Post' sesegara mungkin dengan mengucapkan Bismillah.
Saya sudah berusaha semampunya, apapun hasilnya terima saja. Begitulah pikir saya waktu itu. Atas dukungan sahabat-sahabat di KSI Barsela, Alhamdulillah saya memperoleh juara kedua dalam sayembara itu.
Itulah sepenggal cerita dari saya. Jika di dalamnya mengandung manfaat, ambil manfaatnya. Jika tidak, berikan komentar agar saya bisa terus belajar dan memperbaiki kesalahan.