Halo steemian Indonesia.
Kemarin pagi saya membawa pasien untuk rujuk ke Rumah Sakit di Banda Aceh. Seperti biasa, pasien yang akan dirujuk kami transfer ke brangkar ambulan dengan cara mengangkatnya. Cara mengangkat yang benar memudahkan kami ketika mengangkat pasien dan memberi keamanan kepada kami sendiri dan pasien tentunya. Keamanan tetap nomor satu dalam proses ini.
Kegiatan mengangkat merupakan kegiatan yang banyak dan sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Steemian semua pasti pernah angkat barang kan? Apakah itu di rumah, tempat kerja atau tempat bermain sekalipun seperti mengangkat botol air galon, mengangkat buku-buku laporan kerja atau kuliah, apa sudah mengangkatnya dengan benar? Kegiatan mengangkat yang dilakukan dengan benar dan tepat tentunya akan membuat anda lebih mudah mengangkat benda tersebut, namun jika keliru atau tidak benar justru akan menyebabkan cedera. Apalagi jika cedera nya mengenai saraf tulang belakang, akibatnya bisa mengalami kelumpuhan dan kesulitan menggunakan tangan dan kaki. Jadi, jangan dianggap sepele teknik ini.
Berdasarkan pengalaman dan pentingnya informasi ini, saya tertarik berbagi informasi ke steemian tentang teknik yang benar saat mengangkat barang yang berat. Adapun teknik yang harus diperhatikan sebagai berikut:
Posisi mantap
Sebelum mengangkat barang yang berat terlebih dahulu pastikan anda sudah berada pada posisi mantap yaitu lebar jarak kedua kaki sejajar dengan bahu. Posisi ini akan menjaga keseimbangan anda saat mengangkat barang.
Ambil barang dengan posisi jongkok
Saat posisi jongkok, pastikan letak benda berada di depan, dekat dengan anda, dan letaknya di antara ruang kedua kaki (lihat gambar 2). Bisa juga dilakukan dengan posisi menyilang dengan satu kaki sedikit lebih ke depan dari kaki yang lain, tekukkan lutut dan berjongkok (lihat gambar 3). Pastikan juga untuk menjaga punggung dan kepala agar tetap lurus selama mengangkat, berada pada posisi yang tepat (tidak bungkuk).
Angkat perlahan
Angkat barang dengan perlahan ke arah atas (berdiri). Dekatkan barang yang di angkat pada tubuh (menempel). Hal ini akan mengurangi beban tangan dan punggung. Jangan mengangkat barang yang anda tidak sanggup dan barang yang tingginya dapat menghalangi batas pandangan mata. Hal ini akan menimbulkan resiko lainnya seperti jatuh.
Putar arah secara perlahan
Lakukan secara perlahan ketika ingin memutar arah badan saat posisi barang sudah menempel pada tubuh. Jika dilakukan tiba-tiba akan memberikan tekanan yang lebih pada punggung anda. Bahkan jika dilakukan secara berulang akan menyebabkan cedera serius. Jadi ubah arah kaki terlebih dahulu, setelah itu baru arahkan badan.
Letakkan barang secara perlahan
Saat meletakkan barang yang diangkat, letakkan secara perlahan dengan posisi hampir sama dengan posisi anda mengangkat barang tadi. Jangan langsung membungkuk karena berat barang yang anda bawa dapat menggeser setiap ruas dari tulang belakang anda, selain itu juga dapat menyebabkan dislokasi (pergeseran posisi) tulang tangan anda.
Sumber gambar : 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
Bagaimana steemian, sudah tahu kan teknik yang benar mengangkat barang barat. Sebenarnya teknik ini sederhana sekali, namun masih sangat banyak orang yang tidak melakukannya dengan benar dan tepat sehingga berkemungkinan mendapat cedera tulang punggung.
Teknik ini baiknya juga diterapkan saat anda mengangkat atau mengambil benda-benda yang ringan seperti pulpen yang jatuh di bawah meja, sampah yang bertaburan di lantai, dan benda ringan lainnya. Dan juga jangan memaksakan mengangkat barang yang beratnya melebihi kemampuan anda. Karena jika teknik yang tidak benar diterapkan secara berulang meskipun yang diangkat benda ringan, tidak menutup kemungkinan anda juga akan mendapati cedera suatu hari nanti.
Sekian dulu dari saya, semoga bermanfaat.
Mari saling menukarkan informasi dan terus belajar. Sukses untuk semua Steemian Indonesia.