Suntuk dan bosan melanda diri, tak tau harus melakukan apa dan kemana. Hanya memainkan jari di smartphone melakukan yang bisa dilakukan. Akhirnya memutuskan untuk keluar mencari kesibukan sendiri. Saat di jalan mata melihat adanya sebuah warung di samping jalanan yang dipenuhi dengan motor dan anak muda. Saat memasuki warung tersebut terlihat adanya biji kopi yang sudah dihaluskan untuk disediakan kepada pelanggan warung tersebut. Akhirnya mata tertuju dengan satu biji kopi yaitu biji kopi gayo. Akhirnya itu menjadi minuman penghilang rasa dinginnya malam ku di perantauan ini.
Inilah cerita tentang hidup anak perantauan yang mengalami kebosanan di malam hari.