Salam hangat dan salam sukses buat kita semua, aceh dengan segenap kekayaan alam yang melimpah baik dari sektor pertanian pariwisata dan minyak, gas itu bukan hal yang sulit untuk kita jumpai di tanah yang subur dan makmur
Namun seiring waktu berjalan banyak perusahaan BUMN dan Swasta yang berbondong-bondong datang silih berganti untuk menikmati hasil kekayaan yang ada di TANOH RENCONG dan setelah habis mereka keruk hasil kekayaan mereka pun berangkat meninggalkan bekas-bekas lubang sumur minyak yang tidak berproduksi maksimal menurut mereka, namun seiring waktu lapangan kerja yang semakin sempit kebutuhan ekonomi menjadi alasan bagi masyarakat untuk mengebor sumur-sumur bekas peninggalan perusahaan yang pernah beraktifitas dikawasan ranto pereulak kabupaten aceh timur, demi sesuap nasi mereka bekerja bertarung nyawa dengan resiko yang sangat tinggi dan kemarin musibah pun tiba dan mernggut nyawa.
Pengetahuan masyarakat yang sangat minim dan awam menjadi pemicu ledakan namun yang menjadi catatan bagi kita mana peran pemerintah untuk meminimalisir kecelekaan dan mengawasi setiap pengeboran yang dilakukan oleh masyarakat kalau memang itu ilegal kenapa masih ada aktifitas pengeboran dan penyulingan, namun seandainya itu sudah dilegalkan mana peran pemerintah untuk membina dan memfasilitasi setiap pekerja yang sesuai dengan aturan dan septi dalam bekerja dan hari ini kita sebagai masyarakat awam kecewa terhadap pemerintah daerah dan pihak pertamina sebagai penyuplai minyak di tanah air, hari ini semua warga berharap pemerintah turun tangan untuk berpartisipasi dalam hal pengeboran dan penyulingan minyak mentah yang masih beroperasi di ranto panyang perlak kabupaten aceh timur, supaya hal serupa tidak terulang kembali di hari esok