Hei, apakabar teman? semoga senantiasa berpikir sehat, bahagia dan melimpah rezeki yang membuat kita semua tak lupa bersyukur. Ehm, tadi! saya sangat khawatir alam pikiran di benak ini sampai terkontaminasi dengan aura negatif. Energi buruk itu sangat merugikan bagi siapa saja. Harus cepat-cepat segera dibersihkan dengan cara meningkatkan kebijaksanaan.
Berhubung ini momen bulan suci Ramadan, dapat dimanfaatkan peluang untuk lebih meningkatkan lagi dan lagi bertawakal kepada Allah SWT. Senantiasa mengawali niat berserah diri saat hendak memulai ibadah, tentu aura negatif yang tadi menyelimuti raga, sedikit demi-sedikit berangsur lenyap, karena panjatan doa yang disertai hati tulus akan melahirkan aura positif nan meneduhkan. Keindahannya tak dapat diungkap dengan kata-kata, pokoknya sangat Wow!
Seandainya energi negatif tidak dibersihkan, berisiko melahirkan sudut pandang menyesatkan dan berujung kerugian bagi kita. Sebagai contoh dalam pergaulan sehari-hari kita, hawa keburukan itu, mampu menciptakan sifat iri dengki, sampai akhirnya muncul perspektif suudzon (prasangka jelek) terhadap orang lain. Ruginya? Kita dapat kehilangan teman, karena perasaan tadi memunculkan kerisihan dan permusuhan.
Semangat positif harus selalu ditanamkan dalam diri kita. Sepertinya, sifat negatif tidak bakalan cocok di Steemit, karena media ini memiliki sistem flag bagi user yang mempostingkan karya merugikan bagi orang lain. “Jadi, senantiasa melahirkan postingan positif yang berisi ilmu pengetahuan, humor dan akan keindahan.”
Postingan menarik itu? menurut saya, bukan saja yang harus berisi konten yang berat-berat untuk dicerna oleh sebagian orang, apalagi sampai harus menyiapkan kamus terlebih dahulu di samping, sebelum memulai membaca maupun menonton.
Bagi saya!?! Bukan maksud menggurui ya, teman. Postingan menarik itu, dapat terlahir dari artikel sederhana namun mengandung sejuta pesan, seperti menutupi rasa ingin tahu pembaca, humor menghilang stress, dan mampu mengundang keindahan ‘takjub’ dari buah perasaan. Jadi kalau saya ada berkomentar nyeleneh di laman blog anda, jangan marah ya? karena itu bagian upaya saya untuk menghibur anda dan diri saya sendiri hehehe…
Jadi, senantiasa menyelami platform Steemit bersama konten asik hasil imajinasi kita, meskipun itu sangat sederhana, tapi yakin lah, sedikit ‘pemberiaan’ itulah yang bakalan membikin orang lain takjub dari setiap penampilan.
Mohon, walaupun reward yang diperoleh minim dari postingan kita, jangan minder, apalagi sampai kurang semangat untuk “bernari ria” di panggung Steemit. Tak memperoleh upvote, bukan berarti tidak ada steemian yang tidak memperhatikan karya mu, mungkin akun pengunjung kita lagi anjlok power, sampai harus puasa sesaat meng-vote orang lain.
Selama saya mengarungi alam dunia maya ini, saya sangat sering melihat postingan teman steemian kurang memperoleh upvote, bahkan nilai mata uang digital (cryptocurrency) yang diperoleh juga sangat sedikit dan kecil-kecil. Hehehe..tapi lama-lama kan jadi bukit juga! itu bukan terjadi pada anda saja, saya juga, teman dekat saya juga, dan bahkan bung yang nilai reputasi paling tinggi (70) di Indonesia, juga pernah mengalami hal yang sama. Dahulu, Tahun 2016 akhir, saat dirinya menyandang predikat newbie, juga pernah bahkan sering mengalami hal yang sama seperti kita-kita ini. Kosong dan tidak bertuss!
Kondisi yang masih ramai yang minim memperoleh reward berupa steem dolar (SBD) demikian, karena masih sangat minim kurator di Indonesia yang memiliki steem power (SP) tinggi. Di negeri yang kita cintai ini (Indonesia), hanya tiga orang yang memiliki SP tinggi, yakni 33 ribu SP ,
17 ribu SP dan
5 ribu SP. Jika istilah trend, kita hanya miliki tiga paus!
Beberapa pekan lalu, bung pernah berujar, seandainya di Indonesia terdapat 10 akun paus, maka pertumbuhan rekan steemian di negeri ini akan sangat cepat dan pesat, tapi sayang, sampai sekarang masih tiga orang yang mampu memberikan upvote cukup berarti bagi user lain.
Ia juga berpesan, seandainya ada orang kaya memiliki modal wow! Perlu ditawari peluang berinvenstasi di Steemit. Ia optimis, masa depan media ini masih terlihat cerah, sehingga tak usah khawatir bubar, meskipun masih kategori Beta (dalam penyempurnaan).
Jika ada pemilik modal yang bersedia menjadi investor di Steemit, dengan cara membeli SP, tentu akan bertambah jumlah paus di Indonesia. “Undang lah investor datang ke Steemit, yakin kan jika tidak akan rugi, sebab dari hasil postingannya juga akan memproleh kurasi tinggi dari upvote steemian lain. Jadi jelas penghasil atau income yang diperolehnya,” kata bung levy.
Petang tadi, saya bersama rekan ,
,
dan
mencoba mengunjungi laman coingecko untuk melihat grafik harga steem, dan memperoleh informasi nilai steem dalam rupiah mencapai Rp 43 ribu, sehingga jika menanam modal Rp 50 juta, mengkalkulasikan mampu menghasilkan 1100 steem yang kemudian dapat menjadi power atau SP. Sekian.
JANGAN LUPA BAHAGIA!