(Ujang lagi berusaha)
Hallo teman. Kembali berjumpa kita. Tetap semangat mengarungi samudera Stemit ini ya! Semoga sahabat steemians tetap produktif melahirkan karya asik, edukasi, dan penuh inspirasi. Tentu sesuai bidang yang anda minat, seperti artikel, fotografi, video, dan lain-lain.
Oya, kali ini saya sangat ingin menuliskan sedikit tentang masa pubertas kedua yang sering dialami pria beranjak lanjut usia. Mungkin banyak pengalaman di sekitar kita yang dapat dilihat dan dengar, sebagai contoh. Seperti ada pria dewasa menikah lagi, atau ada pria dewasa tertangkap berselingkuh.
Gambaran pengalaman rumah tangga demikian, sering terjadi disekitar kita, baik itu teman dekat maupun orang lain yang tak dikenal. Berdasarkan hasil sadur sejumlah buku dan tulisan yang layak menjadi referensi saya, menjelaskan jika pria menjelang usia 40 tahun, rawan mengalami gejala masa pubertas kedua ini.
Saya sendiri memiliki banyak teman yang menjelang usia 40 tahun. Bahkan masa pubertas keduanya itu, sempat menyebabkan keutuhan rumah tanggganya hancur. Namun saya tidak akan merincikan data siapa saja deretan teman yang sampai kawin lagi, usai mengalami pubertas.
Jika melihat dari sejumlah teman yang terindikasi mengalami pubertas kedua, gejala paling sering diperlihatkan adalah; mulai genit, mulai jarang di rumah, fisik dan emosionalnya mulai berubah dengan “berjiwa muda.”
Huft, ternyata teman saya sendiri mulai memperlihatkan ciri-ciri tersebut. Apakah dirinya positif puber kedua!?! Saya masih belum yakin iya. Namun jika menelusuri sejumlah gejala terpaparkan, seperti mulai genit dan terlalu sering menghabiskan waktu di warung kopi, serta kondisi fisik mulai berubah. Bisa jadi teman saya ini mengalami pubertas kedua.
Fakta yang lebih positif lagi, ia kerap berkumpul bersama kalangan anak muda yang berusia muda. Seperti dengan ,
,
,
, dan orang muda lainnya.
Bahkan, dirinya terlihat lebih nyaman dan menenangkan jika berjalan ria ke Aceh Jaya. Entah apa yang dilihat di sana!?! Memang sih, panorama alam Aceh Jaya sangat eksotis dengan panorama alam tepi laut dan pengunungan yang sangat menggoda siapapun memandang.
Tempat lain yang paling mampu menghibur dirinya, adalah saat mengunjungi lokasi berkaraoke ria. Apalagi jika teman duet bernyanyi asiknya, bersama wanita muda yang cantik serta mameh (manis). Wow! Sungguh mampu membuat lantunan suaranya bertambah merdu.
Aduh, maaf steemians, tak elok jika saya harus menyebutkan namanya. Mungkin pria dewasa ini dapat kita sebutkan saja Ujang!. Iya, “Ujang.” Mari teman-teman semua, kita berdoa bersama-sama, semoga saja teman saya alias Ujang ini, tidak sampai kawin lagi ya!?! wkwkwkwk…