Saya mengenal Steemit dari seorang Stemian yang perkenalannya bermula dari facebook. Persahabatan yang akrab sehingga meningkat jadi seperti ayah dan anak. Siapa dia tidak usahlah saya ungkapkan disini, untuk menjaga privasi putri saya tersebut.
Saya sendiri bukanlah siapa-siapa, hanya seorang penggemar fotografi yang suka berkelana dan juga senang menulis. Tulisan sayapun tidaklah spesifik, saya suka menulis tentang apa saja tergantung inspirasi yang datang atau situasi mood yang berkembang.
Perjalanan kepenulisan sayapun tidak didapatkan dari sebuah pendidikan formal, karena pendidikan saya hanyalah tamatan Sekolah Dasar. Saya belajar menulis secara otodidak sebagaimana saya juga belajar fotografi maupun yang lainnya juga secara otodidak. Intinya saya belajar dari universitas kehidupan, yang wisudanya nanti berupa kain kafan di akhir kehidupan saya.
Dari hasil kepenulisan melalui blog keroyokan Kompasiana, tahun 2014, lahirlah sebuah novel berjudul "Seorang Balita di Tengah Pergolakan PRRI", sebuah kisah perjalanan hidup saya saat masih kecil, sewaktu berusia di bawah lima tahun.
Sebagai fotografer saya pernah bekerja di sebuah perusahaan explorasi minyak bumi asing yang ladang minyaknya berada di wilayah Sumatera bagian tengah, sambil menangani juga media internal perusahaan dalam bentuk buletin bulanan dan majalah yang terbit setiap 6 bulan.
Menjalani kehidupan sebagai blogger, saya mulai sejak 2009 saat pertama kali bergabung dengan Kompasiana. Disamping itu saya juga blog personal http://diankelana.web.id/ yang awalnya dijadikan sebagai penampung artikel saya di Kompasiana yang belakangan malah menjadi blog utama saya.
Aktivitas saya sebagai blogger alhamdulillah mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Diantaranya dari operator telepon seluler Indosat yang memercayai saya sebagai tenaga pengajar blog untuk guru di 6 kota Botabek, yaitu; Bekasi, Karawang, Tangerang, Pandeglang, Bogor dan Depok.
Sahabat Stemian semua, saya rasa cukup sampai disini dulu perkenalan ini, biar Anda tidak bosan atau jenuh membaca artikel pembuka yang tidak ada apa-apanya ini. Salam