Assalamulaikum Wr. Wb. Sennag rasanya bisa kembali menulis di sini, setelah lama sekali absen karena kegiatan lain yang begitu menyita waktu.
Steemean, saya bersyukur memiliki kampung halaman yang berada di daerah pegunungan dengan daerah hijau yang lebih banyak. Ya, saya tinggal di Panawangan, salah satu kecamatan di Kabupaten Ciamis, dimana perbandingan antara lahan kebun dan perumakan warga masih sangat besar. Kita masih bisa menikmati udara yang sangat sejuk dan segar. Karena di sana masih jarang penduduk, daerahnya lebih didominasi oleh kebun dan hutan. Ayo, siapa yang mau main ke tempat saya?
Baiklah, selain udara segar, keuntungan lainnya adalah kita masih bebas bermain dengan alam. Menikmati lumpur di sawah, air sungai, dan membuat mainan-mainan sederhana dari pelepah daun dan ranting-ranting pohon atau bagian tumbuhan lainnya.
Termasuk ketika saya pulang kampung tempo hari, saya menyempatkan mengajak anak saya untuk membuat wayangdan candi dari pelepah daun singkong yang kami ambil bersama dari kebun singkong di dekat rumah.
Ini hasilnya yang secara tidak sengaja saya potret menggunakan kamera ponsel saya.
Bahan, berasal dari pelepah daun singkong (ketelea pohon) yang sudah tua dan hampir gugur
Dibuat menjadi bentuk wayang
Atau Candi
Menyenangkan memang, ketika masih bisa mengajak anak melestarikan permainan tradisional. Sehingga pengaruh besar gadget dan tontonan yang kurang mendidik bisa dihindari.
Semoga tulisan saya menginspirasi Steemean semua. Sekian dan terimaksih untuk yang sudah berkenan membaca.
Salam hangat dari untuk Indonesia.