Hai rekan steemian.
Beberapa bulan ini dinda off sebab banyak kesibukan. Tapi mulai sekarang dinda bakal aktif menulis lagii.
Dan kali ini, dinda bakal mulai dengan sebuah cerpen cinta karangan dinda sendiri.
Pagi itu, diantara bantal yang menghimpit kemalasan, Aku mulai mengumpulkan sisa nyawa yang tertinggal dibalik mimpi-mimpi yang tak pernah sampai didunia nyata kehidupanku. Banyak yang aku fikirkan pagi itu, Tapi sejenak aku menghapus fikiran itu begitu saja dan mulai mengotak ngatik smartphone ku.
Tak lama setelahnya tibatiba fokusku tertuju pada satu akun sosial media yang dimana aku cukup aktif menggunakannya. Pagi itu, dari akun itu semuanya dimulai.
Pagi ituuu, ada seorang pria mengirimkan pesan singkat kepadaku, Aku tidak mengenalnya, Tapi entah kenapa aku cukup penasaran dengan akun itu. Aku biasanya bukan tipe wanita yang peduli dengan pesan singkat disosial media seperti itu, Cukup banyak orang-orang tidak dikenal yang mengirimkan aku pesan singkat seperti itu tapi entah kenapa kali ini aku merasa ada perbedaannya.
Waktu kami mengenal singkat, bahkan sangat singkat, Aku tidak pernah lepas dari kontrolku tentang hubungan dengan seseorang yang baru aku kenal ditambah lagi hanya dari dunia maya. Tapi kali ini, lagi lagi aku termakan prinsip hidupku sendiri.
Aku salut kepadanya. Iya, pria itu. Dia membuat aku merasa sangat diistimewakan. Dia menceritakan semuanya kepadaku, Cerita itu, Aku jatuh cinta sejak ia menceritakan secara jujur bagaimana ia di kehidupannya. Aku lagi lagi dibuatnya tersentuh dengan ia memperkenalkanku kepada ibunya, Yaa aku baru mengenalnya sekitar satu minggu waktu itu ketika ibunya menelfon dan mengucapkan salam singkat lewat sosial media. Yap tentu saja seperti kebanyakan wanita lainnya, Aku merasa sangat diistimewakan.
Postingan ini berlanjut yaa, Penasaran siapa nama lelaki itu dan bagaimana hubungan ini berlanjut? Ikuti terus Postingan selanjutnya.