Hai sahabat steemian.....!
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu..
Siang ini saya ingin berbagi cerita tentang salah satu ikon Kota Langsa ialah taman bambu runcing yang terletak di Jalan Protokol Ahmad Yani tepatnya samping Lapangan Merdeka Langsa. Taman bambu runcing juga merupakan salah satu bukti sejarah masa penjajahan Kolonial Belanda. Sehingga, taman yang didalamnya ada monumen sejarahnya.
Sejak pemekaran dari pemerintahan kabupaten Aceh Timur induk pada 17 Oktober tahun 2001 taman bambu runcing dimasa kepemimpinan walikota Azhari Aziz masih seperti biasa saja hingga kepimpinan Zulkifli Zainon. Namun, sejak kepimpinan dua periode Tgk Usman Abdullah, SE dan Dr H Marzuki Hamid, MM mulai direnovasi tamannya dengan tidak mengubah bentuk aslinya.
Akhirnya, pada tahun 2017 taman bambu runcing sudah mulai divulgar atau direnovasi untuk dijadikan sebagai aikon Kota Langsa. Penataan taman ini dilakukan dalam hal penananaman rumput dan bunga sehingga terlihat penghijauannya sekaligus dilakukan pengecatan dan dibuat tulisan permanen yang dihoasi lampu hias sehingga pada malam terlihat indah.
Sejak direnovasi taman ini sedemikian rupa banyak masyarakat terutama di Kota Langsa mendatanginya untuk bersantai bersama keluarga.Bahkan, ada juga yang berselfia (swafoto) baik disiang hari maupun malam hari.
Namun, tak jarang masyarakat luar pun menyempatkan diri singgah pada malam hari untuk sekedar berfoto,karena daerah Kota Langsa merupakan kota transit bagi wilayah barat yang hendak menuju ke Medan."Saya dari Lhokseumawe, hendak menuju ke Medan,tapi saya singgah sebentar makan sekaligus menyempat diri berfoto di taman bambu runcing ini yang hampir sama kayak taman lansia di Bandung,"ujar Raman.
Inilah cerita singkat saya mengenai keberadaan taman bambu runcing di Kota Langsa yang kini menjadi aikon untuk dikunjungi atau berekreasi dihari libur bersama keluarga.Bagi steemian yang melintas di Kota Langsa pada malam hari dapat menikmati indahnya kerlap-kerlip lampu di taman dimaksud.