Sumber-Gambar: makassar.terkini.id
Dear Steemians
Setiap daerah memiliki peradaban dan kebudayaannya tersendiri yang membedakan satu daerah dengan daerah lainnya. Adapun, untuk menyimpulkan satu definisi tentang peradaban dan kebudayaan, yang kemudian kita sepakat dengan definisi tersebut, maka, saya harus angkat tangan untuk persolan ini. Kenapa tidak? untuk istilah kebudayaan saja, menurut Mudji Sutrisna, tidak kurang dari 160 definisi. Mungkin anda dapat membaca artikel ini.
Namun, pakar antropologi sepakat bahwa setiap daerah memiliki peradaban dan kebudayaannya masing-masing. Jadi, mengkritik satu peradaban atau kebudayaan suatu daerah adalah bagian dari kejahilan kita, karena belum memahami definisi dari peradaban dan kebudayaan itu sendiri. Namun, jika maksud mengkritik suatu peradaban dan kebudayaan setelah memahami makna peradaban dan kebudayaan itu sendiri, serta melihatnya dari perspektif ilmu pengetahuan, saya pikir itu bagian dari kecerdasan seseorang.
Ada ungkapan menarik dari Masyarakat Aceh untuk meminimalisir tantang kritik jahil seseorang terhadap peradaban dan kebudayaan orang lain, yaitu “Laén krueng laén lingkŏk, laén lhŏk laén buya” – “Lain sungai lain teluk, lain lubuk lain buaya”. Sebagaimana kita ketahui, di Indonesia terdapat 4 jenis buaya, buaya muara (Crocodylus porosus), buaya siam (Crocodylus siamensis), buaya irian (Crocodylus novaeguineae), dan Buaya sepit atau Senyulong (Tomistoma schlegelii). Jenis-jenis itu, tentu saja dibentuk oleh lubuk sungai setiap daerah yang berbeda-beda di Indonesia. Wallahu a'lam...
“Laén krueng laén lingkŏk, laén lhŏk laén buya” – “Lain sungai lain teluk, lain lubuk lain buaya”. Sebagaimana kita ketahui, di Indonesia terdapat 4 jenis buaya, buaya muara (Crocodylus porosus), buaya siam (Crocodylus siamensis), buaya irian (Crocodylus novaeguineae), dan Buaya sepit atau Senyulong (Tomistoma schlegelii). Jenis-jenis itu, tentu saja dibentuk oleh lubuk sungai setiap daerah yang berbeda-beda di Indonesia. Wallahu a'lam...Jika anda ingin mengungkapkan suatu peribahasa tentang "Saling Menghargai Peradaban dan Kebudayaan". Maka, di bawah ini Idioms atau Ungkapan:
"Saling Menghargai Peradaban dan Kebudayaan". Maka, di bawah ini Idioms atau Ungkapan:| ACEH | Laén krueng laén lingkŏk, Laén lhŏk laén buya |
| INDONESIA | Lain sungai lain teluk, lain lubuk lain buaya |
My Posts more about Aceh Idioms & Expressions
sumber-gambar: 1
Semoga bermanfaat:
Mengapa harus melakukan postingan melalui platform steem?
Pada dasarnya, kita melakukan kegiatan yang sama seperti yang kita lakukan di Facebook, Twitter, Instagram dll!!!
Satu-satunya perbedaan? Untuk kali ini, Kita bisa mendapatkan penghasilan sampingan yang menarik!!!
Silahkah sign-up untuk mendapatkan akun Steemit gratis.
Download eSteem-App, Jika Anda belum Punya
| Google Play - Android - v1.5.2 | AppStore - iOS (iPhone, iPad) - v1.5.1 |
|---|---|