MESKIPUN menyandang status sebagai ibukota Kecamatan Peusangan, keberadaan kota Matangglumpangdua tak kalah terkenal dengan daerah lain di Aceh. Kota ini berada strategis di jalur lintas nasional jalan Banda Aceh-Medan. Sehingga tidak heran banyak kedai kopi berjejeran sepanjang jalan yang menjual Sate Matang.
Nah, kali ini saya mau berbagi cerita tentang kehadiran kedai kopi baru di kota Matangglumpangdua yang diberi nama King Coffee.
Layaknya sebuah kedai kopi zaman now, tentunya tersedia fasilitas free WiFi, kopi kualitas terbaik, aneka makanan dan minuman. Pas buat nongkrong karena letaknya sangat strategis di jalan Banda Aceh-Medan dan bersebelahan dengan terminal bis.
King Coffee menempati ruko berlantai dua memiliki disain interior yang didominasi warna hitam. Tempat duduk pengunjung dibagi dua dengan lorong sebagai pemisah. Satu hal yang kelihatan mewah di King Coffee karena kursi dibalut sofa sehingga terasa empuk. Sedangkan di bagian depan bila ingin lebih santai ada kursi dan meja dari bambu. Nuansa bambu ini memberi kesan minimalis.
Saya bersama keluarga saat di King Coffee telah mencicipi nasi goreng spesial, ayam penyet, kentang goreng, teh hijau, jus coklat dan kopi late. Semua makanan itu masih bisa bersahabat dengan lidah saya. Sangat recomended untuk sebuah cafe di kota kecil Matangglumpangdua, minus Sate Matang.
Anda yang suka nongkrong patut mencoba di King Coffee.