Kedua buah tulisan yelly tentang Nurul saya baca. Mengangkat objek yang sama dalam jangka waktu yang berdekatan, biasanya risakan, bisa membosankan pembaca.
Tapi sebagai penulis, dalam hal ini Yelly piawai dalam mengambil dimensi dari objek yang sama ini. Sehingga kedua tulisan ini memnimbulkan efek emosi yang berbeda bagi pembaca.
Dan tidak terasa bahwa kedua tulisan itu memiliki objek yang sama. Paling tidak itulah yang saya rasakan.
Saya suka membacanya.
RE: Harapan Nurul di Sungai Kehidupannya