HAMPA
Gemeritik hujan malam ini menghantarkan dingin dalam kesendirian.
Sunyi, kini sudah menjadi teman.
Hujan ini hanya membasahi kalbu kerinduan.
Apa daya, kini sudah tiada langkah yang seiringan denganku dalam berjalan.
Raga yang hidup kini terasa mati.
Mata ini lelah dihampiri terus bayangan langkah yang beranjak pergi.
Hati ini lelah dan tidak ingin meratap lagi.
Karna Aku bosan merasakan dusata ini.
Mimpi yang indah kini telah hilang.
Sosok itu kini hanya tinggal bayang-bayang.
Karna telah pergi jauh dan tidak akan kembali pulang.
Tapi inilah kenyataan, mimpi hanyalah mimpi, angan hanyalah angan, dan kini aku haru siap dibangunkan oleh terang.
E.S PANGGAH