Bunyi denging selalu terdengar di telinga ini.
Gelap ini terasa tiada akhir.
Dingin ini menjadi benalu dalam hidupku.
Apa aku sudah tidak pantas untuk hidup lagi.
Aku selalu sendiri disini.
Seperti sampah yang terbuang dari tempatnya.
Sampah najis yang sesama sampah pun tidak mau menerima.
Sehina itulah hidupku.
Aku selalu merasa sepi.
Mengapa dinding-dinding ini tak mau berbicara jua.
Hiburlah aku ini.
Yang sendiri dan hanya berteman sepi.
E.S PANGGAH