Kulihat ia menangis.
Kesedihan dari anak yang malang .
Tangisan rintih siyatim.
Tergugu miris rindu yang menuntut haru.
Sesaat ia terhenti dalam tangisan.
Saat hembusan angin datang.
Menjadikan hembusan sebagi pengganti pelukan.
Pelukan yang mungkin sangat ia rindukan.
Dialah yatim.
Hamba mulia yang terus berduka.
Meridukan syahdu dalam pangkuan ayahnya.
Menantikan hari raya dalam rindu takbirnya.
E.S PANGGAH