Suatu hari sekelompok mantan dan beberapa pengurus sepak bola bertandang ke salah satu dukun ternama perwakilan rombongan bertanya kepada sang dukun," Mbah kapan Indonesia bisa lolos ke piala dunia,?? Si Mbah menjawab " jangankan lolos " delapan tahun lagi Indonesia akan menjadi juara dunia,
Mendengar jawaban si Mbah dukun semua rombongan tertawa lebar sembari melanjutkan pertanyaan, " wah nanti kami semua bakal kecipratan bonus dan pangkat kehormatan dari negara dong "!!
" Si Mbah menjawab mereka juara saat kalian semua masuk penjara "!!
Seperti layaknya kisah jenaka yang tertulis di atas begitulah gambaran sepakbola di Indonesia saat ini,aksi para pengurus sepakbola lebih menonjol dibanding prestasi para pemainnya,pemain kini menjadi penonton pertandingan "olah kata " para pengurus,bola lebih mendominasi isi pemberitaan media,di banding cerita pertandibgan di lapangan,
Masyarakat kini sulit membedakan mana berita politik dan mana berita sepakbola nasional,di pihak lain pemain jadi korban yang terjebak.