SETIAP Kepercayaan pasti memiliki adab tersendiri saat merayakan Hari Besar Bagi agama mereka. Sepertihalnya umat Muslim, masyarakat China juga memiliki kepercayaan yang mereka jaga dan lestarikan turun-menurun dalam perayaan ”Chinese New Year”. Berikut saya ingin mengulas beberapa hiasan yang digunakan dalam perayaan ini, beserta artinya.
1. Angpao
Mungkin semua sudah tidak asing lagi dengan istilah ini. Memberikan Angpao kepada generasi yang lebih muda, atau anak-anak, dan muda-mudi yang belum menikah, adalah sebagai harapan atau ucapan dari si pemberi Angpao kepada si Penerima Angpao, semoga menjadi lebih baik, dan kemajuan baik di bidang karier dan kehidupan.
2. Lampion/Lentera Merah
Bagi Masyarkat Tionghoa, Lampion/Lentera merah memiliki arti kebersmaan, persatuan, bisnis yang lancar dan sukses. Semua hal baik dalam kebersamaan untuk kemajuan. Di Taiwan sendiri, lampion atau Lentera merah banyak digantung di kuil-kuil tempat sembahyangan juga di sepanjang jalan pada perayaan Chinese New Year.
3.Barongsai/Singa
Tarian tradisional ini melambangkan kegagahan, keberanian, dan keberuntungan. Singa juga dipercayai dapat mengusir bala dan sial , ataupun mahluk-mahluk halus yang mengganggu kehidupan manusia. Oleh karena itu, pada perayaan tahun baru China, akan dimeriahkan oleh atraksi barongsai, yang bertujuan mengusir hal buruk dan ketidakberuntungan. Agar di tahun baru ini semua menjadi lancar.
4. Jeruk
Di setiap rumah orang China, masti akan kita jumpai jeruk pada perayaan tahun baru mereka. Buah berwarna orange ini diartikan sebagai keberuntungan. Dengan adanya jeruk, diharapkan keberuntungan akan datang di sepanjang tahun. Seperti murah rezeki, atau mendapat jodoh bagi yang belum memiliki pasangan. Nahh ... Untuk Steemian yang masih Jomblo, silakan beli jeruk sebanyak-banyaknya. Hahaha.
5. Mercon/Petasan
Petasan atau mercon yang memiliki suara ledakan ini dapat mengusir mahluk halus dan ketidakberuntungan. Dengan meledakan mercon, diharapkan tahun baru akan membawa keberuntukan dan kebahagiaan untuk bersama-sama sepanjang tahun.
Perlu diketahui, pada hari pertama perayaan Tahun Baru China, mereka juga memiliki pantangan untuk menyapu ataupun bersih-bersih selama sehari. Mereka mengartikan hari pertama, sebagai hari yang khusyuk untuk sembahyang. Sedangkan selama tiga hari dilarang membuang sampah dari dalam rumah. Karena sampah diibaratkan rezeki yang harus disimpan pada hari pertama sampai hari ketiga di perayaan tersebut. Jika menilik dari adat Jawa yang saya anut, kepercayaan ini sama persis yang diterapkan di keluarga saya yang berasal dari Jawa Tengah.
Sahabat Steemian, Semoga tulisan ini bermanfaat dan menambah pengetahun bagi kita semua. Berbeda bukan berarti harus bermusuhan, tapi saling menghormati. Bahkan segala perbedaan hobi, passion milik rekan-rekan yang Steemian miliki, justru menjadikan Steemit plathform kece yang penuh warna dalam berkarya.
Taiwan, 16 Februari 2018