maksih bg
bagi saya masuknya kurator konten itu bukanlah perkara atau sebuah petaka.
Hanya saja saya kecewa saat itu terjadi mereka mulai menjauhi saya dan tak lagi menganggap saya.
Lantas apa salah jika kita katakan hal demikian sesuai dengan judul diatas ?
Mungkin saja mereka para penguasa yang memiliki power dan reputasi takut mempunyai seorang teman, saudara, atau bahkan sahabat seperti saya sehingga itu mereka menarik dirinya demi menjaga reputasi.
ahahaha..alangkah lucu dunia ini jika begitu adanya, karena berarti pertemanan hanya diukur oleh sebuah kesalahan !!
RE: Ketika "KAWAN" menjadi "LAWAN" !!