Wajar saja kamu mengaguminya, ia bersinar dengan adanya, ia mandiri, sama sepertimu.
Ia juga sederhana, ia ada hanya untuk bersinar dan hanya untuk membuatmu suka dan mengaguminya, Sama sepertimu.
Ia tak sedang semu malam ini hanya saja sedikit malu mengintip sesekali dari balik awan hitam.
Mungkin dia tau kau juga sedang melihatnya dari kejauhan, mungkin dari bawah pohon rindang dan sedikit di halangi oleh dedauanan, atau kau mengintip lewat pintu tenda sambil makan cokelat dengan teman setenda. Atau sedang apapun itu yang pasti adalah kau pasti mencarinya dan melihatnya walau sebentar. Aku tau karna kau sedang menggilainya. Sama sepertiku.
8 September