Bertambah maju kehidupan seorang manusia maka bertambah maju pula pikirannya, sedangkan makhluk lain seperti binatang umpamanya, mereka hanya mempunya instink, tidak mempunyai akal dan pikiran sehingga kehidupan mereka tidak pernah ada kemajuan,
Kehidupan lalat zaman sekarang masih sama dengan kehidupan lalat 100 tahun yang lalu.
Pikiran akan selalu ingin mencari dan mencari, dia belum mau berhenti sebelum apa yang dia cari itu ketemu. Dan taraf kemajuan pikiran manusia itu sangat tergantung dengan kecerdasan pribadi seseorang. Oleh sebab itu lahirlah filosof dan ahli ilmu pengetahuan.
Filosof mempertemukan waktu yang dahulu dengan masa yang akan datang, sedangkan Ahli Ilmu Pengetahuan melihat ruang yang ditentukan oleh benda. Namun keduanya adalah orang -orang yang mengorbankan usia mereka untuk mempergunakan pikiran mencari hakikat dari yang nyata, menggali sampai keseberang yang nampak, sampai yang tak terlihat bisa terlihat. Tak terlihat dengan mata tapi nampak jelas dengan pikiran.
Dizaman Yunani Kuno, ada seorang ilmuan yaitu Thales merenungkan tentang alam dan mencari hakikat asal usul alam itu sendiri, darimana alam ini bisa terjadi dan apa ketentuan asalnya? setelah larut dalam renungannya lalu dia berpendapat bahwa asal segala seseuatu itu berasal dari air. Kemudia dia mengungkapkan kesimpulan dari renungannya itu kepada muridnya yang bernama Anasimander lalu muridnya membanding-bandingkan ajaran gurunya itu dengan pikirannya sendiri, kemudian dia berpendapat Alam bukan berasal dari air tetapi sesuatu yang tidak ada batasnya.
Kemudian datang Socrates, dia mengajak supaya merombak cara berpikir itu, sebelum kamu memikirkan darimana asal alam kamu pikirkan dulu siapa kamu dan apakah pikiran itu?
artinya jika selama ini kamu memikirkan sesuatu yang berada diluar dirimu maka sekarang cobalah berpikir untuk mengenal siapa dirimu.
maka dapat kita simpulkan bahwa meskipun manusia hidup ribuan tahun namun cara berpikinya itu sangat terbatas yaitu soal alam, soal manusia, soal hidup, dan soal penciptaan
Umur manusia sendiripun ada batasnya ada yang 70 tahun dan lebih daripada itu maka biasanya daya pikir akan melemah, dan kesanggupan berpikirpun tidak dimulai dari kecil, namun kematangan berpikir biasanya sekitar umur 40 tahun.
Ada yang berkata "Bagaimana pikiran yabg terbatas kekuatannya akan dapat menguasai perkara yang tidak ada batasnya?
Pikiran ada batasnya, ada pagar larangan yang tidak boleh dilampauinya, tapi bukan pikiran namanya bila dia tidak melampaui batas larangan itu,.
Demikianlah yang dapat saya kupas tentang BERPIKIR BEBAS TAPI TERBATAS semoga bisa menjadi bahan renungan dan bermamfaat bagi kita semua. Aminnnnn