Indonesia salah satu Negara yang rentan terhadap bencana Gempa bumi, menurut ahli kegempaan, bahwa Indonesia berada dalam lingkaran api pasifik (ring of fire).
Palabuhanratu berada di wilayah selatan Jawa Barat, Ibukota Kabupaten Sukabumi salah satu tempat rawan terhadap gempa dan tsunami dengan, kondisi geologi yang terdapat patahan sesar Cimandiri dan diarah selatan wilayah sukabumi berbatasan langsung dengan samudera hindia.
Bangunan gedung tahan gempa berada di Desa Pasir Badak Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, yang lokasinya di lahan PT Perkebunan Nusantara VIII kebun pasir badak, pembangunannya sendiri dibiayai oleh PBB dibangun pada tahun 1993 dan pada rahun 1994 bangunan ini diresmikan dan dioperasikan.
Bangunan gedung tahan gempa yang pertama di bangun di Indonesia menjadikan percontohan dan dijadikan bahan penelitian ilmuwan baik dari dalam maupun luar negeri.
Bangunan gedung dengan kesan kokoh karena di dominasi oleh struktur beton, dan mempunyai empat lantai memiliki jumlah 10 kamar, yang kondisi sekarang dijadikan wisma atau penginapan, letak lokasi bangunan tersebut yang berada di zona rawan gempa bumi.
Struktur tiang -tiang bangunan ini dibawah dilapisi karet untuk meredam getaran dan goyangan yang ditimbulkan oleh gempa bumi, mempunyai ketebalan karet 99,5 mm yang di topang oleh struktur plat baja menjadi 15 lapisan, sehingga memberikan kekuatan vertikal yang tinggi.
Secara rutin Bangunan ini melalui proses pemeliharaan perbaikan pada struktur karet yang berfungsi sebagai pemecah getaran gempa, Bangunan tahan gempa ini dijadikan tempat rekreasi edukatif dan merupakan daya tarik obyek wisata karena lokasinya berada di pesisir Palabuhanratu.
Sewaktu ada guncang gempa bangunan ini hanya bergoyang, dan mengayun sesuai dengan arah gempa.
Bentuk Arsitektur tahan gempa sama seperti bangunan lain, secara struktur tiang atau kolom penyangga bagian bawah dilapisi dengan dipasang Karet untuk meredam goncangan dan elastis tidak kaku.
Arsirektur bangunan ini berbentuk masif, didominasi pada struktur beton dan yang diutamakan adalah kekuatan, kekohan, bangunan ini dengan posisi menghadap kelaut karena pemandangannya yang indah dan jarak ke laut selatan relatif dekat.
Sukabumi, 21Juni 2019.