Pulau Bali bukan terkenal di Indonesia sendiri melainkan terkenal di Manca Negara, banyak tujuan wisata di Pulau Bali seperti pantai yang indah berpasir putih, wisata Religi, wisata alam, wisata Budaya.
Masyarakat Bali mayoritas beragama Hindu, Pura adalah tempat persembahyangan, Pura yang paling besar di Pulau Bali adalah Pura Besakih, berada kurang lebih 20km dari pusat Kota Bali, di Desa Besakih Kabupaten Karangasem Provinsi Bali, Pura Besakih pada ketinggian 1000 meter dpl, hawa yang sejuk dan berlatar Gunung Agung.
Pura Besakih merupakan Pura yang paling besar di Indonesia, kawasan Pura Besakih terdapat beberapa Pura, dari sekian Pura ada Pura utama adalah Pura Penataran Agung Besakih, dan 17 Pura lainnya dalam komplek tersebut sebagai Pura pendamping.
Dari sejarah, Pura Besakih dibangun oleh seorang tokoh agama Hindu dari India yang telah menetap di Pulau Jawa beberapa abad yang lalu oleh RSI Marbendaya, lokasi Pura Besakih dulunya merupakan kawasan hutan yang ditumbuhi pohon lebat.
Penataan ruang mengikuti konsep pada Asta Kosala Kosali dan Trihita Karana, unsur keselarasan dengan Sang Pencipta, sesama dan lingkungan, manusia adalah unsur dari alam semesta, tiga pemahaman dengan falsafah Kaki, badan dan kepala tercermin dalam arsitektur Bali.
sumber
Falsafah Pura terdapat suatu pemahan, menjalin dengan alam yang kaitan kepercayaan dengan umat Hindu, konsep Punden Berunduk digunakan para nenek moyang sebagai sarana untuk mendekatkan kepada Sang Pencipta.
Penataan Pura Besakih masa itu belum ada ahli perencanaan, tetapi terlihat kawasan Pura Besakih terkonsep dengan bagus, kondisi topografi yang berkontur Pura Besakih menjadi megah dan indah.
Pada umumnya Struktur ruang Pura Besakih menjadi tiga bagian, Halaman luar, Halaman tengah, halaman dalam, Pura Besakih merupakan tujuan wisata dan buka untuk wisatawan dari jam 8:00 sampai jam 17:00.
Bali, Oktober 2019.