Assalamualaikum teman-teman kembali lagi bersama saya, setelah beberapa hari menghilang.
Bulan penuh berkah,juga membawa berkah untuk keluarga kecil tercinta.
Hari ini adalah hari paling bahagia untuk saya, seumpama seorang gadis yang dipersunting oleh sang pujaan hati, begitupun saya.
Setelah bertahun tahun kami berpisah akhirnya jarak dan waktu seakan menyerah menguji kami.
Bahkan kesulitan kehabisan cara untuk memisahkan kami.
Kami memilih untuk bertahan satu sama lain walaupun selalu ada pengganggu dalam hubungan kami, tetapi kehadiran Oki mampu menjadi kekuatan bagi kami.
Ketika masalah datang sebesar apapun, yang keluar dari mulut kami adalah kita harus bekerjasama untuk membahagiakan buah hati kita.
Setelah kemarin sore saya memesan tiket pesawat melalui aplikasi traveloka,tibalah hari ini hari keberangkatan saya dan oki untuk bertemu dengan lelaki yang bersedia bersusah payah dan bekerja keras untuk kami.
Pukul 06:00 Wib adalah jam keberangkatan pesawat yang kami tumpangi, Lion Air.
Saya diantar mertua dan keluarga menuju Bandara Sultan Iskandarmuda pukul 05 pagi.
Jarak bandara dari Ajuen tempat kami tinggal memang jauh, bayangkan berapa kilometer perjam kecepatan yang saya tempuh tadi pagi untuk tiba tepat waktu.
Alhasil 30 menit sebelum keberangkatan saya tiba di sana,dan langsung melakukan proses chek in kemudian langsung menuju ke dalam pesawat. Tanpa duduk-dudul lagi di ruang tunggu karena saya memang sudah saatnya berangkat.
Dalam bepergian ini ada rasa sedih di hati saya, suami saya tidak bisa menjemput tepat waktu karena sedang menunggu lepas tali 16 ABK (anak buah kapal) yang direkturnya.
Dia baru bisa menjemput jam 12 siang.
Ya saya maklumi pekerjaan dan tanggung jawab yang dia emban sebagai rekrutmen ABK setelah memilih berhenti berlayar.
Seperti jadwal yang tertera di dalam tiket pukul 10:15 saya tiba di Bandara Soekarno Hatta,dan dia meminta saya untuk menunggu sebentar hingga jam 12 nanti.
Saya pun mengiyakan dan mengerti pekerjaannya.
Setelah tiba disana dan keluar dari pesawat, saya pun kembali menghidupkan paket data dan mengecek pesan-pesan masuk di Whatsapp.
Sekalian ingin memberi tahu suami bahwa saya sudah tiba di bandara.
Begitu mengiriminya pesan dia langsung menghubungi saya dan mengatakan bahwa dia sudah di bandara.
Rasa bahagia dan kesal ikut bermain di hati saya, bahagia karena akan segera bertemu dengan sang empunya tulang rusuk dan kesal karena di bohongi tidak bisa datang tepat waktu.
Begitu saya keluar ternyata dia sudah berdiri di depan dengan menggunakan baju kaos hitam dengan celana jeans selutut.
Oki langsung memanggil ayahnya,"itu ayah adek" dan ayahnya pun langsung memeluk dan menggendongnya, setelah itu barulah saya menggapai tangannya untuk saya cium dengan penuh cinta dan hormat.
Melihat badannya yang sudah kurusan saya jadi bertanya "ayah kenapa kurus banget ?",
Dia menjawab"ayah disini kerja siang malam buat bunda dan dede Oki,gak apa-apa kurus yang penting bunda dan dede bahagia".
Sungguh jawaban yang sangat menyayat hati.
Sifatnya yang seperti itulah yang membuat saya perlahan berubah dan siap mengubah sifat manja dan ketidak ingin tahuan saya selama ini, saya siap menemaninya dalam susah ataupun senang.
Tidak cukup di bandara kejutan yang dia berikan,dalam perjalanan pulang ke kontrakan dia juga menghadiahkan saya satu kalung yang indah sebagai tanda terimakasihnya yang sudah bersedia datang dan menemaninya disana.
Terimakasih untuk kebaikan mu kekasihku semoga keringatmu menjadi pembuka syurga untukmu.
Kisah Cinta kami kembali dimulai hari ini. Wkwkkw