Allah Swt itu kenal dengan seluruh mahluk-Nya sekecil apapun dan dimanapun ia berada. Tapi kita sebagai hamba belum tentu kenal kepada-Nya.
Kalau kita kenal kepada Allah pasti kita akan malu kepada-Nya.
Malu untuk ribut-ribut.
Malu bikin berita hoax.
Malu melihat umat nabi saw bepecah belah.
Malu melihat bangsa ini pecah belah.
karena dia tahu, bila demikian yg tetjadi siapa yg bertanggungjawab kelak di akherat ???
Yg demikian itu terwujud karena makrifat dan bashirahnya berjalan.
Merasa didengar dan dilihat oleh Allah Swt.
"An ta'buda kannaka tarohu wain lam takun tarohu fainnahu yaroka.".
(kutipan dari ceramah maulana hb. luthfi bin yahya pekalongan pmpinanJatman.)
pml, 31/10/2018.
mugi manfaat.
sumber jatman online.