Beberapa waktu saya melihat video singkat dari laman Youtube Perpustakaan Kemenkeu, tentang buku kesukaan Najwa Shihab, yang menarik adalah bagiamana Mbak Nana menjelaskan tentang buku-buku yang dia baca, dan tentang bagaimana cara menumbuhkan minat membaca, terserah itu buku dalam bentuk kertas maupun dalam bentuk ebook (digital).
Photo by Ugur Akdemir on Unsplash
Mbak Nana ini juga seorang duta buku Indonesia, mungkin profesinya yang bergerak di bidang jurnalisme menuntutnya untuk banyak membaca buku.
Kita semua tahu bahwa minat membaca buku kita termasuk yang rendah baik dalam lingkaran ASEAN maupun dalam skala dunia, saya tahu itu. Saya sendiri tidak lagi bisa dibilang sabagai seorang avid reader. Saya suka membaca, tapi intensitas membaca saya makin lama makin menurun, dan jumlah buku yang saya khatamkan dalam satu bulan, jika dilihat dalam grafik, terjun bebas.
Ada satu ungkapan yang saya sukai dari Mbak Nana mengenai menumbuhkan kecintaan pada buku seperti;
Manusia itu sudah menulis buku sejak 2000 tahun yang lalu, pasti ada satu buku yang kamu suka. Cukup perlu satu buku untuk jatuh cinta pada membaca, cari buku itu, mari jatuh cintah ~Najwa Shihabb~
Karena sejatinya, dengan membaca akan membentuk seseorang menjadi manusia unggul, semakin berisi akalnya, semakin luas wawasannya, dan dapat bersaing dan bekerja sama dengan siapa pun.
Terlebih jika seseorang ingin menulis, maka membaca adalah adik kandung dari menulis, tak kan mudah bagi seseorang untuk menulis jika dia tidak pernah membaca.
Jadi, mari kita cari buku yang dapat membuat kita jatuh cinta pada membaca, dan terakhir, kamu tidak dilarang untuk jatuh cinta pada lebih dari satu buku.