Besarnya antusias terhadap Steemit membuat warganet berbondong-bondong mendaftarkan akun Steemit. Ada yang baru saja memiliki akun dan ada yang sedang menunggu konfirmasi dari Steemit.
Banyak sekali anggapan yang salah kaprah dan percayai oleh para Steemian. Saya akan mencoba membahasnya satu persatu anggapan tersebut. Penasaran, berikut ini ulasannya:
Main Steemit bisa langsung kaya
Alasan yang paling banyak bergabung di Steemit adalah karena faktor duit. Itu saya rasakan sendiri banyak dari kolega saya, awalnya tidak sangat tertarik dalam pengenalan Steemit dan malah menolak. Namun kemudian meluncur dari mulut saya:
(bayarannya gede lho, 1 SBD saja menyentuh angka ratusan ribu Rupiah kalau tidak percaya lihat saja akun-akun ini)
Langsung teman saya yang tadinya duduk dengan bersandar mendadak berdiri layaknya distrap oleh pihak berwajib.
Yok daftar sekarang juga,
Terus gimana cara daftar,
Hingga akhirnya pengen beli ini dan itu melalang buana dalam imajinasinya. Padahal akun saja belum daftar.
Ingatlah.. Steemit bukan skema cepat kaya hanya dari sebuah postingan langsung mendapatkan ratusan atau bahkan ribuan SBD. Mereka yang Anda lihat adalah Steemian lama yang sudah punya reputasi sangat tinggi dan kebetulan postingannya berada di trending.
Bukan hanya Steemit semata, banyak platform lainnya bisa membuat Anda kaya. Semuanya asalkan fokus dengan apa yang digeluti dengan serius dan profesional akan membuatkan sukses besar.
Namun bila asal-asalan atau ikut-ikutan besar kemungkinan gagal total. Karena semua media hanya wadah yang bisa Anda manfaat buat mengasah kemampuan yang Anda miliki.
Semua postingan pasti dapat vote
Anggapan lainnya yang dipercayai adalah apapun yang dipost akan mendapatkan vote. Saya pernah menemukan postingan yang hanya satu kalimat saja sedangkan ia mengincar #tag Steemian yang menyukai postingan tulisan.
Jelas cara yang ia tempuh salah total, pembaca hanya numpang lewat saja dan ia merasa tulisan tersebut tidak memberikan faedah untuknya. Lagian untuk apa mau buang-buang vote dengan postingan tidak jelas.
Menurut data dari ada kurang lebih 250 ribu postingan setiap harinya. Dalam sehari ada sekitar ada 24 jam atau sekitar 86400 detik.
250.000 postingan/86.400 detik (dalam 24 jam) totalnya ada:
2.89 postingan setiap detiknya.....
Lebih kurang ada 2 – 3 artikel setiap detiknya yang terbit di rantai blok Steemit, memenuhi timeline world Steemit. Sebagian besar postingan tersebut hanya numpang lewat saja dan kemudian tenggelam. Tanpa ada yang memperhatikan karena menurut Steemian tidak menarik sedikit pun.
Dengan konsep yang penting posting maka siap-siap harus menanggung rasa kecewa yang sangat besar. Tulisan Anda akan tenggelam tanpa ada yang vote. Nyesek kan!
Naik level itu mudah
Untuk bisa mendapatkan apresiasi yang besar dari para Steemian adalah dari konsisten menghasilkan konten. Kemudian reputasi akan terus meningkat sedikit demi sedikit.
Ada beberapa reputasi yang harus Anda diketahui:
| Level (Reputasi) | Keterangan |
|---|---|
| 25 – 40 | Level bayi yang baru lahir di Steemit. Ia mencoba merangkak dan melihat keadaan yang di sekitarnya. |
| 40 – 50 | Level anak-anak yang sedang mengalami tumbuh kembang. Ia mulai belajar banyak dari level sebelumnya. |
| 50 – 60 | Level remaja adalah level yang sedang mengalami puber dan mampu memikat banyak Steemian dan jaringannya mulai kuat. |
| 60 – 70 | Level dewasa adalah level yang sudah mencapai tahap matang karena pengalaman panjangnya di Steemit. |
| 70 – ke atas | Level Mastah merupakan golongan pertama dan berpengalaman di Steemit. Umumnya ini golongan Whale yang punya power vote sangat besar. |
Tabel reputasi di Steemit
Namun harus diperhatikan juga bahwa untuk naik dari satu poin ke poin berikutnya makin sulit. Butuh akumulasi reward dari konten yang mampu mendongkrak posisi Anda di Steemit. Ada yang kesulitan merangkak dari reputasi angka tersebut dan ada yang dalam sekejap bisa melesat ke angka lebih besar.
Faktor yang paling besar adalah berkat kualitas konten yang dimiliki, namun bila hanya asal posting. Siap-siap saja reputasi Anda tidak akan pernah terdongkrak dan mitos yang mengatakan naik peringkat di Steemit mudah adalah tergantung Andanya. Bagaimana dalam menghasilkan konten, bila cepat itu adalah faktor konten Anda menarik.
Perhitungan nilai reward
Banyak sekali Steemian yang terkecoh dengan nilai yang tertera pada pending out postingannya. Namun saat cair malah hasilnya beda dan ada yang mengatakan hasil rewardnya diambil pihak Steemit.
Baiklah.. saya akan memberikan sedikit pencerahan bahwa $ pada pending out bukan hasil keuntungan murni dari SBD atau STEEM. Tanda $ tersebut hanyalah STU (Steem Token Unit) selaku nilai ekspresi simpanan STEEM di dalam Blokchain Anda, lebih tepatnya disebut Vests. Nilai ini bisa naik dan turun hingga hari ke 7 saat berhasil masuk ke wallet Anda.
Perhitungannya seperti ini, misalnya seorang Steemian berhasil mendapatkan $ 10 STN atas postingannya. Pendapatannya dipotong 25% (15% kurator dan 10% witness). Menyisakan $ 7.5. Saat postingan menggunakan default (50%/50%), maka nilai SBD yang didapatkan ialah:
50% dari 7.5 STU = 3.75 SBD
Kemudian sisa 50% lagi menjadi STEEM dan nilainya sangat berpengaruh di pasar market. Saat tulisan ini saya tulis harga STEEM adalah $ 5 USD. (sedang mengalami penurunan).
3.75 STU/ $ 5 USD = $ 0.75 Steem Power
Jadi Anda hanya mendapatkan 3.75 SBD dan 0.75 Steem Power. Bila dikonversikan hasil pendapatan berupa 3.75 SBD ke dalam Rupiah (kini harga 1 SBD di kisaran 80 ribuan saat ini) itu artinya:
3.75 SBD x Rp. 80.000 = Rp. 300.000
Bukan 800 ribuan seperti yang tertera pada hasil yang Steemian itu lihat dari 10 STN. Harap jangan terkecoh dengan nilai dari $ pada pending out Anda.
Steemit bisa digunakan tanpa henti
Anggapan ini sangat sering dipercaya, akibatnya begitu banyak Steemian pemula yang terlalu banyak berkomentar, meresteem dan memberikan vote. Hasilnya dalam sekejap bandwidthnya terkuras habis.
Steemit sebagai media Blockchain yang eksklusif berbeda dengan media sosial ataupun Blog yang berjalan secara sentralisasi. Tujuan Bandwitdh membatasi penggunanya dalam beraktivitas dalam satu waktu sesuai data Bandwitdh yang dimiliki. Salah satunya membatasi aktivitas Steemian yang bisa saja menjurus pada aksi spamming.
Baca juga: Solusi Jitu Agar Bandwidth Tidak Cepat Terkuras Habis
Ada baiknya gunakan Steemit secara bijak agar bandwidth tidak cepat habis. Posting secukupnya, vote seperlunya, resteem bila sangat menarik dan berkomentarlah secara bijak. Di jamin Anda tidak pernah mengalami masalah bandwidth exceed.
Cukup duduk diam saja
Beberapa Steemian pemula yang saya ajarkan sering mengeluh, 1 jam setelah berhasil memosting tulisannya. Tidak ada vote dan pembaca yang singgah, ia hanya menunggu ada akun yang khilaf datang ke postingannya.
Di Steemit khususnya pemula, tidak ada istilahnya menunggu dan berharap ada yang mampir. Cobalah untuk mempromosikan baik ke grup chatting, ke sosial media, dan sebagainya. Memang belum tentu kita mendapatkan vote tetapi pembaca pasti.
Dari itulah postingan kita mendapatkan hati pembaca, kemudian jangan lupakan interaksi dengan pengguna lainnya. Di Steemit bertarung sendirian sangatlah sulit dan saya pernah merasakan.
Kita butuh komunitas untuk saling berbagi ilmu tentang Steemit dan bahkan mendapatkan vote. Bukan duduk diam dan bermain seorang diri. Siap-siap saja terombang-ambing ibarat seekor plankton yang terdampar samudra, ia bisa saja dibawa arus laut ke mana-mana tanpa tujuan.
Hanya akun besar yang dapat vote besar
Steemian pemula sering pesimistis dengan akun mereka, faktor tidak ada yang vote dan miskin pembaca adalah kendalanya. Harus diingat bahwa di Steemit punya peluang sama besar mendapatkan vote besar tidak harus Whale dan Dolphin saja tetapi plankton juga.
Bisa saja Steemian plankton dalam sekejap mampu naik reputasi dalam kurun waktu singkat.
Kekuatannya ada pada konten yang menarik dan konsisten. Jadi jangan patah arang dan terus berusaha untuk menghasilkan konten terbaik. Bila tidak berhasil jangan kecewa karena di masa depan akan akan kejutan besar bagi para plankton.
Semoga tulisan ini mampu membuka pemahaman Anda tentang Steemit dan meningkat kualitas konten jadi lebih baik.