Kabupaten Aceh Utara dan Bireuen dikepung banjir akibat hujan lebat yang berdampak meluapnya sejumlah aliran sungai. Hingga tadi malam sedikitnya ada lima kecamatan di Aceh Utara dan dua kecamatan di Bireuen yang didera bencana alam tersebut.
Dari Aceh utara, banjir kembali merendam puluhan desa di kecamatan Matang Kuli, Pirak Timu, Tanah Luas, Paya Bakong, dan Lhoksukon. Kondisi terparah di kecamatan Matang Kuli dan Pirak Timu dengan ketinggian air berkisar 50 cm sampai 1 meter.
Pada akhir 2017 banjir besar juga merendam kecamatan teraebut. Banjir kali ini juga karena luapan Krueng Pirak dan Krueng Keureuto yang mengelilingi kecamatan Matang kuli dan Pirak Timu.
Dimatangkan kuli air mulai merendam permukiman sejak Rabu kemarin sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Setidaknya ada 21 desa di kecamatan tersebut yang dilaporkan terendam. Yaitu Lawang, Suren, Tanjong Haji Muda, Pante Pirak, Meunyoe Pirak, Leubok Pirak, Ceubrek Pirak, Alue Tho, Hagu, Meuria, Alue Ntok, Tumpok Barat, Tanjong Tgk Kari.
Sumber : (serambi indonesia)