Sesuai namanya, sepanjang perbincangan dengannya, kita akan melihat senyum manis yang tulus. Dia lah sang promotor steemian sekaligus ketua KSI yang hebat asal Bireuen, Aceh, Indonesia, abgda .
Ciri Khas 
Ada satu bagian yang menjadi ciri khas penampilannya yakni topi. Berbeda dengan abgda
Click Link
Memang benar, kita sebagai steemian yang akan sukses perlu mencari ciri khas untuk memudahkan orang banyak mengenali kita. Seperti yang telah dilakukan bg
dan bg
yang memilih mengenakan topi.
Keseriusan sebagai Steemian
Abgda sungguh menjiwai steemit secara total. Menurut sok tahu saya, hampir 70% waktu kesehariannya dihabiskan untuk berkarya di steemit. Bayangkan, saat berjalan beliau buka platform steemit. saat berdiri, beliau buka platform steemit. Saat duduk, beliau buka platform steemit. Saat gole’-gole’ (tiduran), beliau buka platform steemit. Apalagi saat minum kopi, pasti beliau buka platform steemit. Di keramaian iya, saat sendiri iya juga.
Oleh karena itu, beliau termasuk steemian yang sangat produktif. Dalam sehari saja, beliau bisa menghasilkan lebih dari 2 postingan. Luar biasa bukan? kalau tidak percaya, cek saja blognya!
Tips ala 
Tidak lengkap tentunya bila kita tidak meminta tips dalam mempersiapkan postingan. “Cukup sediakan sebanyak 3-4 foto, dimana foto pertama harus yang paling menarik perhatian orang banyak. Kemudian buatlah beberapa paragraf yang menjelaskan foto tersebut, tak usah terlalu panjang! Jangan lupa, judul harus dibuat berkesan sehingga orang mau membuka postingan kita”, begitu katanya.
Ada 1 hal yang paling saya salutkan dari seorang abgda . Beliau tidak peduli dengan jumlah vote yang diperoleh pada setiap postingannya. Padahal, beliau termasuk salah satu dari anggota steemian dari kalangan elit di Aceh. Asalkan tetap bisa berkarya, beliau tetap bersyukur. Sungguh patut dicontoh.
Pantangan Steemian
Terakhir, abgda berpesan agar menjadi steemian sukses perlu adanya pengorbanan untuk fokus dan tetap berkarya sesibuk apapun kegiatan kita. Bahkan, beliau dengan lantang membandingkan kegiatan para steemian dengan dua dokter speslialis yang sangat sibuk, yaitu abgda
dan
. Seketika, saya terdiam dan merasa malu dengan penegasan tersebut.
Tanpa sadar, saya terhanyut dalam lamunan senja. Bagaimanapun sibuknya saya sebagai guru, saya akui bahwa masih banyak steemian lain yang memiliki aktivitas lebih padat dari saya. Namun, karena dilandasi rasa cinta, mereka tetap menyediakan waktu khusus untuk “berkarya” di Steemit.
Menjadi pemenang jauh lebih elegan daripada menjadi pecundang... (kalimat ini seolah tergiang-giang di telinga saya). Akhirnya, saya bertekad untuk membiasakan diri menghasilkan 1 postingan setiap hari. Semoga bisa, amin.
Jadi, sangat pantang bagi steemian untuk tidak memuat postingan setiap hari hanya karena alasan sibuk dan tidak punya waktu. Sudah ada kok contoh nyata seperti yang sudah saya paparkan di atas. Oleh karena itu, marilah kita belajar memanajemen waktu dengan cerdas sehingga kita terus konsisten untuk memberikan postingan minimal sekali sehari. Terima kasih abgda. Salam dari Medan.